GOWA, BKM — Jika ada urusan atau rencana ke kota wisata Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, sebaiknya hindari melintas di poros Bilibili setelah wisata lesehan. Sudah dua bulan berjalan, poros Bilibili menuju Kampung Kabbasa, Kecamatan Parangloe sedang dibetonisasi. Praktis, arus lalulintas terhambat hingga berjam-jam.
”Saya setiap hari pulang mengajar dari alur C dan melewati poros Kabbasa-Bilibili ini rutin berjam-jam terjebak macet. Kalau saya keluar dari sekolah jam satu siang, maka saya baru bisa tiba di rumah di Sungguminasa jam lima sore,” kata Nurjannah, salah seorang guru SMP di Parangloe.
Kemacetan terjadi lantaran poros jalan sedang dibeton. Cara pengerjaan betonisasi dilakukan separuh-separuh jalan. Karena itu kendaraan yang melintas diarea itu harus bergiliran dari arah berlawanan.
”Makanya, kalau mauki ke wilayah Malino, janganki lewat di poros Jalan Malino Raya, tepatnya di wilayah Bilibili ke poros Kabbasa. Sebaiknya ambilki jalur aman dari Kecamatan Pattallassang ke wilayah Bontosunggu Kecamatan Parangloe. Kalau lewat jalur Pattallassangki maka kemacetan tidak kita temukan. Karena posisi wilayah Kabbasa terletak sebelum poros Bontosunggu,” jelas Dg Sewang, warga Tombongi, Desa Lonjoboko, Kecamatan Parangloe.
Poros Kabbasa-Bilibili saat ini memang sedang dibetonisasi. Jalan provinsi tersebut diperbaiki setelah kondisinya cukup rusak parah dan kini oleh Pemerintah Provinsi Sulsel dialokasi dalam anggaran provinsi APBD 2017. Perbaikan poros ini sudah berjalan dua bulan. (sar/mir)
Waspadai Macet Menuju ke Malino
×

