GOWA, BKM — Meski bukan momen panen wortel, namun Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, terlihat begitu senang dan bersemangat panen wortel secara langsung di ladang wortel di kampung Lembanna, Kelurahan Pattapang, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa.
Adnan melakukan panen tersebut, Selasa (26/9) sekitar pukul 16.30 Wita ditemani Camat Tinggimoncong, Andry Mauritz, Kasdim 1409 Gowa, Mayor Arm Nurdin Rauf, dan Kabag Humas Kerjasama Setkab Gowa, Abdullah Sirajuddin.
Panen itu mendadak dilakukan bupati Gowa di sela kegiatannya mengikuti penanaman 23 ribu pohon pinus di kaki gunung Bawakaraeng. Usai mengikuti kegiatan HUT Brimob Polri ke 72 ini, Adnan didampingi Camat Tinggimoncong lalu menyempatkan melihat hasil pertanian masyarakat di Lembanna.
Usai berbincang dengan pemilik ladang setempat, bupati termuda di kawasan Indonesia timur ini pun lalu bersama petani setempat lalu memanen tanaman horti yang selama ini menjadi ikon tanaman horti di Kabupaten Gowa.
Adnan sangat antusias memanen dan sesekali berdecak kagum setelah berhasil mencabut wortel dari tanah dengan kondisi buah yang besar dan berkualitas tersebut. Adnan mengimbau petani di Lembanna untuk tetap fokus pada tanaman horti dan mengedepankan menanam bibit wortel berkualitas.
”Hasil pertanian masyarakat di Lembanna selama ini sangat mendukung kehidupan perekonomian masyarakat karena produksinya banyak dipasarkan ke pasar-pasar tradisional maupun pasar-pasar modern yang ada di Makassar dan sekitarnya,” jelas bupati.
Sementara itu, melihat bupati Gowa terlihat menikmati acara panen dadakan itu, sejumlah petani setempat pun mengaku merasa senang. Karena kampungnya dikunjungi bupati Gowa yang berpostur tinggi dan berwajah tampan tersebut.
”Alhamdulillah nia tongi kodong pak bupati ri kampongku. Mudah-mudahan karena kedatangan beliau di kampung kami ini, menjadi awal yang baik bagi produksi tanaman sayuran kami,” jelas Kama, petani setempat.
Sementara itu, Camat Tinggimoncong, Andry Mauritz, kepada BKM, mengatakan, saat ini luas lahan horti selain sawah mencapai 2.368,44 hektare (Ha). Sebagian besar warga di Tinggimoncong terkhusus di Lembanna lebih memilih mengembangkan tanaman wortel selain kubis, kentang serta tomat maupun labu siam dan daun prei. Tingkat kesejahteraan petani di Lembanna pun setiap tahun bertambah.
”Harga wortel di Lembanna Rp 4.000 per Kg. Harga ini kadang lebih tinggi lagi. Sehingga petani di sini betul-betul menikmati jerih payahnya,” jelas camat.
Dari total jumlah penduduk Kecamatan Tinggimoncong kurang lebih 22 ribu jiwa, sebanyak 3.807 jiwa di antaranya bermata pencaharian petani termasuk yang menetap di Lembanna. (sar/mir)
Rasakan Jadi Petani, Adnan Panen Wortel di Lembanna
×

