BANTAENG, BKM — Sungguh malang nasib Abd Rasyid Dg Eppe, warga Balombong, Tolo Utara, Kecamatan Kelara, Jeneponto. Dia tewas tersengat arus listrik di Masjid Nurul Lailatul Qadri Kelurahan Bonto Jaya, Kecamatan Bissappu, Bantaeng, Kamis (5/10).
Ketua Karang Taruna Kelurahan Bonto Jaya, Sudarsono, mengatakan, Masjid Besar Bonto Jaya sedang direhabilitasi berat. Dg Eppe (sapaan korban), adalah salah seorang pekerja. “Korban terjatuh dari lantai dua masjid setelah tersengat listrik”, katanya.
Sudarsono mengaku mendapat informasi dari anggotanya di Karang Taruna, sekitar pukul 08.04 wita. “Saya diberitahu anggota saya, katanya, korban sudah meninggal pada pukul 08.04 wita”, ungkapnya.
Kepala Puskesmas Campagaloe, Bau Caya, mengatakan, korban diduga tersengat arus listrik saat berada di atas rangka atap masjid. Akibatnya, korban mengalami luka parah yang sangat serius. Kepalanya pecah dan wajajnya remuk.
“Korban mengalami luka parah di bagian kepala dan wajahnya remuk”, jelasnya.
Bau Caya memaparkan, pada saat terjatuh, kepala korban diperkirakan lebih dulu mendarat di lantai masjid. “Diperkirakan korban jatuh tersungkur sehingga bagian kepala dan sekitarnya mengalami luka parah”, paparnya.
Diungkapkan Bau Caya, selain itu, sekujur tubuh korban membiru kehitaman seperti korban tersengat listrik pada umumnya. Saat dievakuasi oleh tim BSB Campagaloe, denyut nadinya sangat kecil. Korban menghembuskan nafas terakhirnya beberapa saat setelah kejadian.
Sudarsono memperkirakan, korban terjatuh dari ketinggian antara 7 atau 8 meter. Karena masjid yang sedang direhab itu berlantai dua. Ditambah lagi, korban berada di atas rangka atap.
Lurah Bonto Jaya, Abdul Malik, membenarkan peristiwa tersebut. Dia mengatakan, jenazah korban sudah diantar ke rumahnya di Kelara Jeneponto. “Jenazahnya sudah dibawa ke rumah duka”, jelasnya. (wam/C)
Pekerja Masjid Tewas Tersengat Listrik
×

