MAKASSAR, BKM — Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo secara khusus meminta ke Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto untuk membuka akses jalan ke kawasan Maccini Sombala of Indonesia (MoI).
Alasannya, ada beberapa fasilitas perkantoran serta hotel yang ada di kawasan tersebut. Diantaranya Kantor Dinas Perdagangan, Dinas Perindustrian, BNN, MoI seluas 4,5 hektare, dan yang baru saja soft launching yaitu Grand Sayang Park Hotel (GSPH) pada Senin (5/10).
Selama ini akses jalan yang digunakan untuk mencapai kawasan tersebut masih menggunakan rute memutar di Jalan Nuri, atau berputar melalui Jalan Manunggal ke arah Danau Tanjung Bunga menuju Jalan Metro Tanjung Bunga.
Atau bisa juga memotong melewati salah satu cluster perumahan yang saat ini sementara dibangun oleh PT Lippo. Itupun harus seijin aparat keamanan perumahan. Jika dibuka akses yang langsung menuju Jalan Metro Tanjung Bunga, rutenya bisa lebih singkat.
“Saya sudah berbicara dengan Walikota Pak Danny Pomanto, meminta dibukakan akses ke sana. Alangkah baiknya kami diberi jalan akses masuk langsung dari Metro Tanjung Bunga, ” ungkapnya disela-sela pembukaan GSPH, kemarin.
Soal lahan untuk akses jalan, Syahrul tegaskan tak ada masalah. Bisa menggunakan sempadan kanal yang melintas di kawasan tersebut. Masing-masing selebar empat meter kiri dan kanan kanal.
Jika jalan tersebut terbangun, akses dari Jalan Metro Tanjung Bunga ke kawasan MoI hanya sekitar 800 meter saja.
Rencana itu disambut hangat manajemen Perusahaan Daerah (Perusda) Sulsel yang mengelola GSPH.
Menurut Direktur Utamanya, Haris Hodi, kehadiran akses jalan yang langsung ke Metro Tanjung Bunga sudah pasti akan memberi nilai tambah bagi GSPH.
“Tentu akan semakin mudah aksesnya ke tiga mal di kawasan Tanjung Bunga yakni Trans Mal, GTC, dan Pipo. Tamu hotel yang ingin jalan-jalan ke Pantai Losari juga makin mudah, ” pungkasnya. (rhm)
Gubernur Minta Wali Kota Buka Akses ke Kawasan MoI
×

