JENEPONTO, BKM–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jeneponto louncing Pilkada damai serta peluncuran maskot Pilkada bergambar kepala kuda. Louncing dan peluncuran maskot dengan melakukan MoU antara unsur keamanan diwakili Kapolres Jeneponto AKBP Hery Susanto, Dandim 1425 Letkol Arh Sugiri dan unsur LSM serta insan Pers. Kegiatan tersebut ditandai pelepasan balon warna warni yang disaksikan Sekretaris KPU Sulsel Annas Gs Krg Jalling, Bupati H Iksan Iskandar, Wabup Mulyadi Mustamu, Ketua DPRD Muh Kasmin, Sekkab Muh Syarif serta para pimpinan Parpol dan anggota dewan.
Louncing yang disaksikan ribuan masyarakat dihibur artis ibu kota yakni Aty Kodong di lapangan Parang Passamaturukang Bontosunggu, Rabu (18/10) malam.
Ketua KPU Jeneponto Muh Alwi menyampaikan terimakasihnya kepada semua yang terlibat dalam kegiatan lounching. Alwi berharap agar proses Pemilukada damai ini berjalan dengan lancar. “Semoga kegiatan nantinya mendapat respon pemilih sesuai target sampai 80 persen,”jelas Alwi.
Sekretaris KPU Sulsel Annas Gs mengatakan bahwa mascot Pemilukada Jeneponto berlogo kuda sangat singkron dengan karakter prilaku orang Jeneponto. “Karakter orang Jeneponto yang dikenal sebagai orang pemberani,”jelas Annas Gs.
Annas Gs menegaskan bila KPU merupakan lembaga terhormat karena ditangannya mendudukkan bupati, wakil bupati, gubernur dan wakil gubernur serta presiden dan wakil presiden. Tak hanya itu, juga mendudukkan anggota DPRD Kabupaten kota, hingga anggota DPD dan DPR RI. “Makanya jangan ada yang mau mencederai pemilu, baik dari luar terlebih orang KPU. Dan Panwas harus bekerja sama menciptakan pemilu damai,”pinta Annas Gs.
Bupati Jeneponto H Iksan Iskandar menambahkan bahwa dirinya setuju bila dikatakan Pemilukada damai harus disukseskan di Bumi Turatea, karena itu adalah hak konstitusi yang disepakati dan yang diperlukan menjadi alat perekat. “Bukan sebaliknya, sebagai pemecah kekeluargaan karena yang akan manjadi peserta pemilu adalah orang terbaik. Silahkan letakkan pilihannya kepada siapa saja karena apapun hasilnya pemimpinta adalah orang jeneponto juga, bukan orang lain,”jelas bupati. (krk/rif/c)
KPU Louncing Pilkada Damai
×

