MAKASSAR, BKM–Kontestasi politik jelang pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel semakin dinamis serta sulit diprediksi. Bahkan hingga kini sejumlah partai politik masih mencari bentuk koalisi agar tidak sekedar mampu memenangkan calonnya di Pilgub 27 Juni 2018 nanti, namun harus tetap menjaga basis dan suaranya jelang Pemilu legislatif (Pileg) 2019 mendatang.
Dua partai tersisa yakni Demokrat dan Hanura masih mengukur peta kekuatan masing-masing bakal calon gubernur dan wakil gubernur.
Koordinator Wilayah Sulawesi DPP Partai Hanura, Bahar Ngitung menegaskan, partainya hingga kini belum mengambil keputusan soal siapa yang akan diusungnya. Apalagi Hanura memegang teguh prinsip mengutamakan kader. “Belum ada yang pasti selama rekomendasi belum diserahkan dan diverifikasi langsung oleh KPU saat pendaftaran dibuka. Karena dalam politik saya lihat, satu detik pun itu bisa berubah. Bahkan sudah keluar rekomendasi, itu bisa ditarik rekomendasinya,” jelas Obama-panggilan akrab Bahar Ngitung, Selasa (24/10).
Meski demikian, Obama tidak menampik bila pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) kini memiliki peluang yang cukup terbuka diusung Hanura, meski tetap diincar oleh Nurdin Halid dan Nurdin Abdullah serta Agus Arifin Nu’mang.
Seberapa besar peluang IYL-Cakka mendapat rekomendasi Hanura, anggota DPR RI ini menyebut bila dirinya akan menggaransi mantan Bupati Gowa tersebut dihadapan Ketua umum DPP Hanura Oesman Sapta Odang. “Saya siap menggaransi di DPP, meskipun saat ini Hanura masih mengutamakan kader. Tapi Hanura harus realistis dengan keadaan ini. Makanya juga tidak bisa memaksakan kader,”bebernya.
Sementara itu, DPP Demokrat menunda penetapkan usungannya yang sedianya diputuskan Selasa (24/10).
Ketua Demokrat Sulsel, Ni’matullah mengungkapkan, penundaan penetapan itu disebabkan Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) masih berada di luar negeri. “Harusnya hari ini, tapi pak SBY hari ini berangkat ke Australia, menghadiri konferensi internasional,”ujar Ulla panggilan akrab Ni’matullah.
Sementara itu, Pasangan IYL-Cakka bakal menggelar konsolidasi bersama tim dan perwakilan relawan. Sesuai rencana, konsolidasi yang agendanya mempermantap persiapan maju di Pilgub Sulsel 2018 mendatang, dipusatkan di Makassar. “Waktu dan tempatnya kita masih bicarakan. Baik tim maupun perwakilan relawan itu akan kita libatkan. Konsolidasi ini akan kita lakukan sebelum tahapan pendaftaran di KPU dibuka,”ujar Juru bicara pasangan IYL-Cakka, Henny Handayani melalui keterangan tertulisnya yang diterima redaksi, Selasa (24/10).
Eks juru bicara pasangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang (Sayang) Jilid II menguraikan, konsolidasi tersebut bakal dikemas secara meriah. Sebab selain tim dan relawan, serta simpatisan, juga akan melibatkan sejumlah pentolan partai politik yang memberikan dukungan ke pasangan Punggawa Macakka itu. (rif)
Obama: Hanura Akan Realistis di Pilgub
×

