MAKASSAR, BKM– Anggota Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar masih menyoroti anggaran Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar yang menganggarkan perbaikan jalan di beberapa titik di Kota Makassar sebesar Rp94 miliar.
Bahkan sisa Anggaran Dinas Pendidikan sebesar Rp10 miliar juga dialihkan ke dinas PU. Atas dasar tersebut dewan mempertanyakan pekerjaan dinas PU yang selama ini belum maksimal.
Anggota Banggar DPRD Makassar, Andi Nurman menegaskan, pemerintah kota harus memberikan data yang jelas, perihal titik jalan yang akan diperbaiki. Pasalnya, banyak aduan masyarakat perihal jalan yang rusak di setiap lorong-lorong.
“Kita minta Dinas PU beri data yang jelas terkait jalan apa saja diperbaiki. Jangan sampai ada kepentingan orang tertentu yang memanfaatkan. Padahal banyak membutuhkan perbaikan,” ungkapnya di gedung DPRD Makassar, Sabtu (28/10).
Anggota Komisi D DPRD Makassar ini juga meminta Dinas PU tidak hanya mengangarkan perbaikan jalan besar saja, melainkan jalan yang ada di lorong-lorong atau yang serupa untuk diperbaiki.
“Laporkan ke kita jalan apa saja diperbaki, jangan hanya jalan yang besar-besar saja diperbaiki tapi yang kecil juga. Data tersebut juga kita bisa laporkan ke konstituen kita terkait jalan yang diperbaiki di wilayah ta,” ucapnya.
Anggota Banggar lainnya, Syarifuddin Kadir, jugamenuturkan bahwa anggaran Rp94 miliar yang diusulkan oleh Dinas PU malah tidak mampu menuntaskan seluruh perbaikan jalan.
“Jadi saya meluruskan. Justru PU kaget dengan anggaran Rp94 miliar yang tidak cukup memperbaiki sejumlah jalan yang ingin diperbaiki. Padahal banyak yang mau diperbaiki,” bebernya.
Namun Legislator Fraksi Golkar telah meminta ketegasan Dinas PU untk mengutakan pekerjaan jalan yang lebih penting dan harus dikerjakan agar tidak menganggu aktivitas masyarakat. “Mereka sudah berjanji akan tuntaskan pada waktunya. Itu saja kita tegaskan ke mereka,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala BPKA kota Makassar, Erwin Hayya menuturkan, soal perbaikan infrastruktur jalan dapat selesai dalam waktu satu minggu.
“Soal insfrastruktur jalan bisa satu minggu diselesaikan,” katanya.
Hanya saja, yang menjadi penghambat di Dinas PU itu soal pengerjaan fisik yang kadang belum selesai sampai sekarang. “Kadang fisiknya belum dikerja sekalipun. Agar APBD lebih optimal dan bisa dinikmati maksyarakat, makanya sisa anggaran di dinas pendidikan dialihkan ke PU untuk kepentingan rakyat,” tutupnya.(ita)
Banggar Kritik Anggaran Perbaikan Jalan
×

