MAKALE, BKM — Forum Lansia Pemerhati Toraja, Senin (30/10) bersilaturrahmi ke DPRD Tana Toraja.
Rombongan diterima Ketua DPRD Tana Toraja Welem Sambolangi dan Wakil Ketua Andareas Tadan didampingi Selmy Sattu, Yosephin M Palamba, Pery Panannangan, Yariana Somalinggi, dan Beatriks Palamba di ruang rapat pimpinan dewan.
Sembilan bidang lokus dikritisi diantaranya Pendidikan, kerohanian, transportasi, perekonomian, pariwisata, olahraga, pelestarian nilai luhur, lingkungan hidup dan pengawasan.
Frans Dengen lebih banyak menyoroti sektor pendidikan. Menurut dia fasilitas yang diberikan kepada guru berbanding terbalik dengan mutu dan kualitas pendidikan.
Parahnya lagi pengawasan di rumah kos tidak jalan sehingga penyakit masyarakat sudah diambang batas.
Menurut Frans Dengen, sekitar kawasan kolam Makale kelihatan belum ada penataan, bahkan terkesan jorok, sehingga terkesan belum maksimal persiapan Pemkab kunjungan presiden di daerah ini.
Selain itu pelayanan PDAM juga tidak luput dari sorotan FLPT sebab terlalu mengecewakan, karena banyak pelanggan tidak terlayani.
Ketua DPRD Welem Sambolangi mengapresiasi kritikan dan masukan FLPT.
”Hal ini bisa menjadi catatan bagi dewan untuk direkomendasikan ke Pemkab agar menjadi perhatian,” tandas Welem (gus/C).
FLPT Konsultasi Pimpinan Dewan
×

