MAROS, BKM — Kurangnya fasilitas meja dan kursi membuat puluhan siswa SMP Lantaran kekurangan meja dan kursi di sekolah, puluhan siswa Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMP-IT) di Dusun Sawaru, Desa Sawaru, Kecamatan Camba, Kabupaten Maros, Provinsi Sulsel, terpaksa belajar di lantai.
Kondisi ini membuat siswa stres dan mengeluh kesulitan berkonsentrasi saat belajar di kelas. Mereka juga mengalami kram dan sakit karena terlalu lama duduk jongkok atau tengkurap di lantai.
Para siswa yang belajar di lantai berusaha serius mengikuti pelajaran. Namun sesekali mereka menguap dan menggerakan tubuhnya karena capek membungkuk atau duduk tanpa sandaran selama berjam-jam.
Salah seorang satu siswa SMP IT Yahbon, mengeluhkan kondisi fasilitas belajar di sekolahnya. Karena belajar di lantai, para siswa diminta melepas sepatu sebelum masuk ruangan agar kondisi kelas tetap bersih dan seragam sekolah mereka tidak kotor.
”Kalau lama jongkok atau tengkurap, badan terasa sakit dan tidak bisa lama berkonsentrasi karena lelah,” ujar.
Ia berharap, sekolahnya segera menerima fasilitas meja dan kursi agar para guru dan siswa bisa lebih berkonsentrasi saat belajar.
Kepala SMP-IT, Ashrin S.Pdi mengatakan, kekurangan kursi dan meja di sekolah sudah terjadi sejak tahun lalu. Meningkatnya jumlah siswa yang mendaftar, tidak sebanding daya tampung kelas.
Namun, menurut Ashrin, pihak sekolah telah mengajukan proposal ke Dinas Pendidikan Kabupaten Maros. Namun belum ada bantuan sama sekali. Mereka mengajukan permohonan bantuan pengadaan mobiler sekolah, seperti meja dan kursi yang layak.
Sayangnya, hingga kini bantuan tersebut belum juga diterima.
”Meja dan kursi bekas dari sekolah besar yang tidak dipakai juga kami siap menerimanya jika ada. Karena anak-anak kami sangat membutuhkan meja dan kursi. Kondisi sekolah seperti in sudah kami adukan ke dinas dan pihak terkait lainnya. Namun sampai hari ini, sekolah kami belum menerima bantuan mobiler. Jadi para siswa kami terpaksa belajar di lantai sekolah,” ujar Ashri. (ari/mir/c)
Siswa SMP IT Belajar di Lantai
×

