GOWA, BKM — Untuk menghindati jeratan hukum, para kepala desa (Kades) diminta untuk tidak korupsi dana desa. Kades juga diminta memahami cara pengelolaan dana desa. Sehingga kinerja Kades tidak berimbas pada masalah hukum.
Hal itu ditegaskan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan saat memberikan sambutan di sela pelantikan 121 kepala desa sebagai pengurus Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Gowa masa bakti 2017-2022 di gedung Haji Bate Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Selasa siang (31/10). Pelantikan ini turut dihadiri Wabup Gowa, Abd Rauf Malaganni, Muspida, Kadis PMD Gowa, Muh Asrul, Kadis Pora Gowa, Muh Fajaruddin dan para camat.
Dikatakan Adnan, hadirnya dana desa dan sekarang dikelola para kepala desa khususnya di Kabupaten Gowa, sangat membantu pembangunan di desa. ”Saya berharap Apdesi sebagai wadah berkumpulnya para Kades agar menjadikannya sebagai wadah untuk saling bertukar pendapat dan bertukar ide, demi memajukan desa-desanya,” kata Adnan.
Bupati Gowa juga menegaskan, membangun Indonesia dari desa harus dilandasi kekompakan dan kebersamaan para Kades. Adnan pun mengaku bangga karena Gowa terpilih jadi kabupaten pengelola dana desa terbaik di Sulsel. Salah satu penerima penghargaan dana desa terbaik itu adalah Ketua Apdesi Gowa saat ini.
”Kita bersyukur karena kita dapat pujian terbaik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Ini adalah sebuah kebanggaan yang harus dijaga para Kades dan para SKPD maupun aparat pemerintah kabupaten dengan memperlihatkan tata kelola keuangan yang baik. Salah satu bukti kebanggaan kita itu yakni Gowa meraih WTP enam kali berturut-turut dari BPK RI,” jelas bupati.
Ketua DPD Apdesi Sulsel, Sri Rahayu, berharap agar seluruh kegiatan Apdesi bisa berjalan sesuai harapan. Setiap kegiatan sebaiknya para pengurus apdesi selalu berkoordinasi kepada bupati selaku pemilik daerah ini. Sinergitas dengan LSM maupun media massa agar seluruh aktivitas Apdesi dapat tersebar di media-media baik elektronik maupun cetak.
Ketua Umum Apdesi pusat, Sindawa Tara yang juga kepala desa asal Kalimantan Tengah yang hadir pada kesempatan itu mengatakan, menjadi pengurus Apdesi bukan karena sebuah gengsi. Namun sebuah panggilan untuk berbakti dan berkarya.
”Kades harus mampu membangun desanya. Ingat, jaga tanda jabatan di dada kita para Kades ini,” kata Sindawa yang 12 tahun jadi kepala desa, enam tahun sebagai pejabat defenitif.
Pengurus Apdesi Gowa yang dilantik, Muh Ilyas selaku ketua (Kades Julubori, Kecamatan Pallangga), Hasan Basri selaku sekretaris (Kades Beruttalasa, Kecamatan Biringbulu), dan bendahara Apdesi Gowa dijabat Syafaruddin Lewa (Kades Borimatangkasa, Kecamatan Bajeng).
Putra Syarif Pabeta (Kades Erelembang, Kecamatan Tombolopao) selaku ketua panitia dan juga adalah Wakil Ketua Apdesi Gowa, menjelaskan, pelantikan ini juga dirangkai kegiatan donor darah yang diikuti hampir seluruh kepala desa, sekretaris desa maupun perangkat desa yang ada. ”Kegiatan donor darah ini kami kerjasamakan dengan PMI Sulsel,” tambah Putra Syarif Pabeta. (sar/mir)
Adnan Ingatkan Kades Jangan Korupsi Dana Desa
×

