GOWA, BKM — Tahun 2018 mendatang, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Gowa akan menambah Ruang Kelas Belajar (RKB) untuk beberapa sekolah dasar di Gowa. Sedikitnya ada 16 RKB akan dibangun dari 22 sekolah SD pengusul di Gowa. Hal itu dibenarkan Kabid SD Disdik Gowa, Taufik, di ruang kerjanya, Senin (6/11).
Menurut mantan Kepala UPTD Disdik Kecamatan Pallangga ini, ada sekitar 22 sekolah yang telah mengusulkan ke pusat. Namun kepastian sekolah mana yang akan bertambah kelasnya, belum diketahui karena masih sebatas usulan.
”Kita tunggu dulu mana yang paling memprihatinkan kondisi kelasnya. Mereka kan ada konsultannya juga untuk menilai. Yang pasti harus rata antara dataran tinggi dan rendah,” kata Taufik.
RKB ini diberikan kepada SD yang kondisi kelasnya sudah tidak memungkinkan lagi. Bisa saja kata dia, dalam satu kecamatan ada tiga SD yang mendapat tambahan kelas. ”Tujuan penambahan kelas ini untuk menanggulangi daya tampung murid. Karena masih banyak sekolah yang minim ruang kelasnya sehingga menerapkan sekolah siang,” jelasnya.
Kenapa mesti harus melihat kondisi laiknya ruang kelas, karena bantuan RKB ini harus skala prioritas. Itu pun harus dilengkapi persyaratan melampirkan bukti kepemilikan aset lahan yakni sertifikat tanah lahan sekolah dan luasan lahannya memadai. Jika persyaratan itu tidak dimiliki, biar mengusul tidak akan direalisasikan. Di Biringbulu itu ada satu sekolah sangat perlu RKB. Namun karena tidak memiliki kelengkapan dimaksud makanya kemungkinan besar tidak dapat. Untuk anggaran RKB dan rehab toilet ini semuanya bersumber dari DAK 2018,” jelas Taufik.
Dikatakan, selain dapat RKB, sekolah penerima bantuan ini disatu paketkan dengan rehab toilet sekolahnya. Khusus toilet ada 34 sekolah yang mengusul dari 16 paket rehab toilet (sama jumlahnya dengan 16 RKB). (sar/mir)
2018, Disdik Gowa Tambah 16 RKB
×

