pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

UKI Toraja Kembali Bergolak

MAKALE, BKM — UKI Toraja kembali bergolak pascapemecatan delapan mahasiswa Fakultas Teknik Teknik Jurusan Teknik Mesin UKI Toraja oleh pihak rektorat. Hingga Selasa (7/11) total mahasiswa yang sudah dipecat yakni 26 orang.

Pemecatan atau drop out (DO) yang dilakukan pihak kampus akibat dari aksi unjuk rasa mahasiswa beberapa waktu lalu yang berujung anarkis dan sejumlah fasilitas kampus dirusak.
Dengan bertambahnya jumlah yang di DO, kemarin para mahasiswa kembali menggelar unjuk rasa. Mereka menilai tindakan rektorat tidak manusiawi karena mengesampingkan asas pembinaan.
Apalagi pihak rektorat telah menyurati semua gereja Toraja jika mahasiswa di Drop Out (DO) karena tidak beriman dan bermoral serta pancasilais.
Karena isi surat rektorat dinilai diskriminasi hingga membuat ratusan mahasiswa yang tergabung Aksi Solidaritas Peduli Mahasiswa (ASP), Selasa (7/11) menggelar aksi demo di BPS Toraja, di Halaman Kantor Bupati Tana Toraja, Kampus UKI dan DPRD Tana Toraja.
Wabup Tana Toraja Victor Datuan Batara saat menerima mahasiswa dibawa terik matahari menjelaskan, pihaknya mencermati kegalisahan para mahasiswa UKI Toraja dengan adanya pemecatan tersebut.
”Pemkab prihatin dengan kondisi ini,” ujarnya.
Wabup berjanji akan mefasilitasi aspirasi mahasiswa untuk menjadi perhatian. Bila perlu keputusan Rektorat yang merugikan mahasiwa dianulir dan ditinjau kembali.
Meskipun kata dia keputusan rektorat final dan mengikat tapi demi untuk kemaslahatan orang banyak sebaiknya keputusan tetap dievaluasi dengan tanpa merugikan siapapun.
”Saya salut dan mengapresiasi aksi mahasiwa hari ini. Demo dengan tertib tanpa kemacetan panjang,” jelasnya.
Aksi solidatitas kemudian berlanjut ke Gedung DPRD Tator. Di gedung wakil rakyat, massaditerima wakil Ketua DPRD Kendek Rante dan sejumlah anggota dewan. (gus/C).



×


UKI Toraja Kembali Bergolak

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar