pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Lima Kecamatan Terancam Longsor

ENREKANG, BKM — Lima kecamatan di Kabupaten Enrekang berpotensi terjadi bencana longsor masih sangat besar, menyusul tingginya curah hujan yang rata-rata terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Dari pantauan BPBD setempat, ada lima kecamatan yang dinilai rawan longsor yakni Kecamatan
Cendana, Enrekang, Baraka, Anggeraja dan
Kecamatan Curio. Di Kecamatan cendana, ada
sekitar sembilan sampai sepuluh titik rawan longsor.
Parahnya,longsoran tersebut berada di pinggir jalan poros Desa Pinang dan Desa Cendana.
Bahkan titik-titik tersebut berlokasi di sisi jalan poros provinsi. Di kecamatan Cendana diakuinya sudah sering terjadi longsor. Wilayahnya yang perbukitan dan berada di sisi jalan ditambah dengan banyaknya pohon-pohon
besar sangat berpotensi terjadi longsor dan pohon tumbang.
”Jika terjadi longsor, maka jalur transportasi yang menghubungkan Kota Enrekang dengan Kabupaten Sidrap terputus,” jelasnya.
Di wilayah Kecamatan Enrekang, tepatnya di Kelurahahn Tuara, juga memiliki wilayah yang rawan longsor sama dengan di Kecamatan Cendana,
wilayah ini sudah sering terjadi longsor dan pohon tumbang. Jika bencana tersebut terjadi, jalan poros Enrekang dan Kabupaten Toraja akan
terputus.
Sementara, di Kecamatan Anggeraja potensi longsor juga sangat besar di sepanjang jalan antara Desa Bambapuang dan Desa Mindatte.
Ironisnya, letaknya berada di sisi jalan poros provinsi yang menghubungkan kota Enrekang dengan
Kabupaten Tanah Toraja.
”Jika terjadi longsor, maka jalur trans Sulawesi akan terputus. Selain material
longsoran yang akan menutup jalan, pepohonan berukuran besar berpotensi menutup badan jalan.
Jalan yang menghubungkan kecamatan ini dengan kecamatan Baraka, juga terancam terputus akibat terjadi pergerakan tanah di Desa Saruran.
Tanah yang berada di sisi badan jalan, sudah mulai tergerus akibat genangan air hujan. Di Kecamatan Anggeraja juga berpotensi terjadi
bencana banjir bandang.
Ada tiga desa yang memiliki kerawanan
bencana longsor di Kecamatan Baraka yaitu Desa
Salukanan, Desa Kendenan dan Desa Pepandungan.
DI Kecamatan Curio, potensi longsor terjadi di Desa Tallungura karena berdampingan dengan saluran irigasi.
Camat Curio, Ahmad Faisal mengatakan saluran air yang mengairi ke empat desa sudah ditangani oleh pemerintah desa.
Kepala BPBD Kabupaten Enrekang, Benny Mansjur, mengatakan, Kabupaten Enrekang memiliki wilayah
80 persen perbukitan dan pegunungan.
”Kami sudah melakukan survey lokasi rawan longsor di lima kecamatan. Selanjutnya, akan dilakukan di tujuh kecamatan lagi,”jelas Benny
(her/C)



×


Lima Kecamatan Terancam Longsor

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar