MAKASSAR, BKM–Persaingan memperebutkan dukungan partai politik menjelang Pemilihan Bupati (Pilbup) Bantaeng semakin kencang. Didaerah yang akan ditinggalkan Nurdin Abdullah ini diminati banyak politisi, pengusaha, dan birokrat. Akibatnya, banyak yang tidak akan mendapat dukungan partai, tak hanya hanya satu bakal calon yang mendapatkan dukungan parpol cukup yakni Ilhamsyah Azikin, sementara bakal calon lainnya harus berkoalisi atau sama sekali tidak maju.
Para bakal calon bupati yang memiliki dukungan partai tidak cukup yakni Politisi PAN Abd Hadi Jamal, politisi PPP Andi Sugiarti Mangunkarim, politisi Nasdem Muhamamd Yasin, politisi Golkar Arfandi Idris dan politisi PKS H Sahabuddin.
Informasi yang dikumpulkan koran ini Ilhamsyah Azikin disebut akan menggaet politisi PKS atau Demokrat, sementara Sugiarti disebut akan menggaet anak sulung mantan anggota DPR RI dari PAN Hadi Jamal yakni Ilham Riforio, adapun Muhammad Yasin yang juga wakil bupati sedang menjajaki berkoalisi dengan politisi Golkar Arfandi Idris.
Wakil ketua DPW PAN Sulsel Andi Irwandi Natsir membenarkan bila Sugiarti berpeluang menggandeng putra Hadi Jamal, “Iya komunikasinya mengarah koalisi PPP dengan PAN,”ujar Irwandi Natsir, Jumat (10/11). Meski demikian, koalisi PPP dan PAN masih membutuhkan tambahan 1 kursi lagi sebagai syarat untuk mengusung pasangan calon. Paket ini juga masih mendekati sejumlah parpol, termasuk PKB, Demokrat dan lainnya. Hanya saja untuk Demokrat dipastikan sudah mengarah ke Ilhamsya Azikin. “Kalau demokrat sudah semakin dekat jatuh kepada Ilhamsyah Azikin,”jelas Ketua DPD Demokrat Sulsel Ni’matullah Erbe. Demokrat juga berharap agar Ilhamsyah Azikin dapat menggandeng kadernya di Pilbup nanti. (waid/rif/d)
Paket Sugiarti-Ilham Menguat di Bantaeng
×

