SIDRAP, BKM — Pemkab Sidrap bersama Kodim 1420 menyerahkan bantuan bagi korban banjir di dua desa di Kecamatan Tellu Limpoe, Rabu (15/11).
Penyerahan bantuan secara simbolis diserahkan Danramil 1420-02 Tellu Limpoe Kapten M Sukardi diwakili dua kelompok tani (koptan) sebagai penerima manfaat.
Koptan Mamminasae 2 di Desa Polewali dan Koptan Massiolong-Olong 2 Desa Teteaji. Khusus Mamminasae 2 besaran bantuan senilai Rp223 juta dan diterima langsung ketua Burhan Bulla dengan 47 anggota.
Koptan Massiolong-Olong 2 dengan 40 anggota menerima bantuan sebanyak Rp142,5 juta diwakili ketua Syamsuddin.
Total bantuan mencapai Rp366,250 juta untuk 87 orang petani yang menjadi korban banjir akibat luapan danau Sidenreng. Bantuan diperuntukkan bagi petani yang gagal panen musim tanam lalu.
Total luas lahan dari dua koptan Desa Polewali dan Teteaji ini yang terendam banjir yaitu 62.28 Hektar masing-masing Mamminasae 37,28 Ha dan Massiolong-Olong 2 25 Ha.
Dandim 1420 Sidrap Letkol Inf. Eko Paskah HN yang dihubungi terpisah menjelaskan bantuan dana tunai itu bersumber dari Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP).
“Ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah Sidrap bersama Makodim 1420 terhadap petani yang menjadi korban banjir yang berdampak gagal panen,”ujar Letkol Ekho Paskah HN.
Dandim berharap bantuan AUTP ini dimanfaatkan petani sebaik-baiknya. “Bantuan ini semata-mata mengurangi beban kerugian petani, jadi saya harap bantuan ini tidak disalahgunakan,”tegasnya. (ady/C)
87 Petani Keciprat Rp366 Juta
×

