pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Bendungan Pamukkulu Telan Dana Rp1,7 T

TAKALAR, BKM — Proyek Bendungan Pamukkulu baru saja ditender. Pelaksanaan lelang konstruksi dan supervisi dimulai sejak 28 Juni lalu. Kegiatan fisik Bendungan Pamukkulu dibagi dua paket. Dua perusahaan konstruksi nasional memenangkan pengerjaan proyek pengairan tersebut.
Paket pertama dilaksanakan PT Wijaya Karya dengan nilai kontrak Rp852,490 mililar. Sementara paket kedua dikerjakan PT Nindya Karya dengan nilai kontrak Rp811,42 miliar. Untuk supervisi kegiatan dimenangkan PT Indra Karya dengan nilai kontrak sebesar Rp53,734 miliar.
Penandantanganan kontrak pembangunan Bendungan Pammukkulu dilakukan di ruang pola kantor bupati Takalar, Rabu (15/11). Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang, Iskandar, mengatakan, lokasi bendungan di Desa Kalikokmara, Kecamatan Polombangkeng Utara. Bendungan Pammukulu memiliki daya tampung 82,7 juta meter kubik.
”Pammukkulu ini akan menjadi waduk terbesar ketiga di Sulsel setelah Bili-bili dan Passeloreng,” ungkap Iskandar.
Secara manfaat, kata Iskandar, bendungan ini akan mengairi irigasi seluas 6.430 hektare. Selain itu, juga bisa memberikan daya PLTA 2,5 MW, mengendalikan banjir 430 meter kubik per detik, dan menyediakan air baku. Pengerjaan Bendungan Pammukkulu dilakukan setelah mendapat persetujuan multiyears dari Kementerian Keuangan pada Oktober lalu. Totalnya mencapai Rp1,7 triliun.
”Tanah yang harus dibebaskan untuk pengerjaan bendungan ini sekitar 640 hektare,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Pusat Bendungan mewakili Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum, Ni Made Sumiarsih, mengatakan, ada 65 bendungan yang dibangun di seluruh Indonesia. Bendungan Pammukulu merupakan satu dari sembilan bendungan yang dilaksanakan tahun ini.
”Bendungan Pammukulu ini merupakan yang pertama dilakukan penandatanganan kontrak kerja di seluruh Indonesia, dari sembilan bendungan yang dimulai tahun 2017 ini,” ujarnya.
Pembangunan Bendungan Pammukkulu akan dilaksanakan hingga tahun 2021 mendatang. Tepatnya 1195 hari. ”Terima kasih atas dukungan semua pihak, dan mari kita laksanakan pekerjaan ini tepat waktu,” ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, menyampaikan, penandatanganan kontrak ini merupakan awal mewujudkan pembangunan Bendungan Pammukkulu, yang telah cukup lama menjadi harapan masyarakat Takalar. Ia berharap, Wakil Bupati Takalar yang sekarang menjabat Pelaksana Tugas Bupati Takalar, Muh Natsir Ibrahim, bisa bekerja dengan baik, khususnya dalam mengawal pembangunan Bendungan Pammukkulu.
”Lahan warga yang dibebaskan harus diganti untung. Jangan ada sogok-sogok, pungli, korupsi,” pesan Syahrul.
Syahrul juga menekankan agar pembangunan Bendungan Pamukkulu melibatkan dan memaksimalkan tenaga lokal. ”Saya mau pengerjaan bendungan Pamukkulu lebih cepat. Gunakan tenaga kerja lokal. Perlancar ini. Tidak gampang dapat duit triliunan,” pungkasnya. (rhm/mir/c)



×


Bendungan Pamukkulu Telan Dana Rp1,7 T

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar