MAKALE, BKM — Kawasan Wisata Agro Kopi Sulodco Jaya Abadi di Bolokan Lembang Tiroan Kecamatan Bittuang Tator menyajikan kopi luwak gratis dengan cita rasa dan aroma khas Toraja.
Lahan kopi seluas 700 ha dikelola PT Sulotco Jaya Abadi, merupakan kawasan perusahaan kopi peninggalan Belanda. Bahkan penggorengan kopi dari beton tahun 1935 masih utuh ditengah perkebunan kopi.
Hanya saja sudah berlumut sebab sudah tidak digunakan perusahaan karena penggorengan kopi sudah diganti dengan peralatan canggih seiring dengan kemajuan teknlogi.
Mencapai lokasi Agrowisata ditempuh selama satu jam karena melewati jalan terjal dan tikungan tajam. Namun siapa pun berkunjung ke kawasan tersebut akan terkesima karena selama dalam perjalanan menikmati keindahan panorama alam masih asli.
”Selama dalam kawasan, pengunjung bisa melihat 452 ekor Luwak sedang makan biji kopi yang sudah matang,” terang Kepala Perkebunan PT Sulodco Jaya Abadi Samuel Karundeng kepada BKM Rabu (15/11).
Pengunjung dapat menikmati secangkir kopi luwak secara gratis, merasakan sensasi kopi bercita rasa dan bernilai ekonomis tinggi dengan cuma-cuma.
Kopi produksi Sulodco jelas Samuel merupakan kualitas ekspor jenis arabika dan robusta mulai dari proses petik, penjemuran, dan sortir dilakukan dengan baik dan benar.
Maka tak heran jika pesanan kopi negara tujuan ekpor nilai produksi PT Sulodco bernilai ekonomis dengan harga jual tinggi dipasaran international.
Wisatawan domestik maupun mancanegara ke kawasan kopi Sulodco, dipandu petugas perkebunan sambil mendengar penjelasan proses racikan dan seduh luwak kopi dan gratis diminum selama dalam kawasan.
Hanya saja perlu diperhatikan kawasan diatas ketinggian 1.750 meter diatas permukaan laut dengan suhu dan cuaca dingin hendaknya gunakan jaket dan perlengkapan secukupnya. (gus/C).
Kopi Luwak Gratis di Bolokan Lembang
×

