GOWA, BKM — Gerakan periksa payudara sendiri (Sadari) yang dicanangkan Pemkab Gowa melalui Dinas Kesehatan pada 11 November lalu dengan target 6.970 peserta kalangan perempuan usia produktif 15-25 tahun pada 697 titik pelaksanaan, ternyata mampu menembus angka dua kali lipat. Gerakan yang digelar serentak pada 18 kecamatan ini menembus angka peserta 13.377 orang.
”Ini di luar dugaan kita. Soalnya, kita cuma target 10 orang per satu titik tempat pelaksanaan dengan estimasi 6.970 orang pada 697 titik yang disiapkan. Ternyata, pesertanya menjadi dua kali lipat lebih. Mudah-mudahan besarnya jumlah peserta ini bisalah kita mewujudkan rekor Leprid itu,” kata Kadis Kesehatan Gowa, dr Hasanuddin, Kamis (16/11).
Dikatakan, gerakan Sadari yang dilakukan Dinas Kesehatan bekerjasama Tim Penggerak PKK Gowa ini merupakan upaya bersama dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Khususnya dalam memerangi kanker payudara dan serviks yang sangat rentan dialami perempuan. Berdasarkan data hasil rekap pelaksanaan gerakan Sadari pada 697 titik dengan melakukan gerakan Sadari yang diikuti sebanyak 13.377 orang perempuan, hasilnya meliputi 12.647 orang perempuan dinyatakan normal (tanpa indikasi) dan 369 orang dinyatakan berisiko ada benjolan. (sar/mir)
369 Orang Berisiko Ada Benjolan
×

