ENREKANG, BKM — Besarnya Alokasi Dana Desa (ADD) yang dikucurkan pemerintah pusat dan Dana Desa (DD) oleh Pemprov, memantik minat banyak kalangan untuk menjadi Kepala Desa.
Pada pemilihan Kepala Desa serentak di 55 desa 29 November mendatang di Enrekang, jumlah pendaftar yang akan berebut 55 kursi Kades sudah mencapai 200-an orang.
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (Bapemdes) Kabupaten Enrekang, Arifin Bando mengatakan jumlah pendaftar untuk memperebutkan kursi 01 di desa cukup banyak.
“Dalam minggu ini sudah ada sekitar 200 orang yang mendaftar sebagai Cakades,” ujar Arifin Bando saat dihubungi BKM melalui telepon genggamnya, Senin (20/11).
Arifin mengatakan, dari jumlah itu terdapat pasangan suami istri (Pasutri) dan kakak-adik yang ikut bertarung.
Sebelumynya, Arifin berharap BPD profesional dan tidak nepotisme dalam membentuk panitia pemilihan kepala desa (Pilkades) agar pelaksanaan pesta demokrasi tingkat desa tersebut aman dan tidak menimbulkan masalah.
“Dalam pembentukan panitia Pilkades, BPD betul-betul menempatkan orang-orang yang independen agar tidak terjadi nepotisme.
Dengan demikian maka proses Pilkades bisa berjalan sesuai yang diharapkan,” papar Arifin menambahkan. (her/C)

