BANTAENG, BKM — Bupati Bantaeng, Prof HM Nurdin Abdullah, mengharapkan tidak ada bengkalai program pembangunan hingga ia mengakhiri masa jabatannya Agustus 2018 mendatang. Hal ini diungkapkan hampir di setiap pertemuan.
Sekretaris Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD), Junaedi, Rabu (22/11) mengatakan ada dua hal pokok yang dikeluhkan masyarakat yakni masalah air dan jalanan.
“Kedua permasalahan tersebut diupayakan tuntas 2018 sesuai harapan bapak bupati”, katanya.
Dipaparkan Junaedi, jalanan adalah urat nadi perekonomian rakyat. Sehingga, kata dia, Bupati memprioritaskan penuntasan program pembangunan jalanan tersebut.
Begitupun masalah air yang dikeluhkan masyarakat, khususnya di bagian timur Bantaeng (meliputi Kecamatan Gantarangkeke dan Pa’jukukang). “Insya Allah pengairan yang mencakup dua wilayah kecamatan di bagian timur, menjadi salah satu prioritas APBD 2018”, jelasnya.
Selain itu, kata dia, prioritas ketiga adalah pembangunan rest area di perbatasan Bantaeng – Jeneponto. “Jadi, secara garis besar ada tiga program prioritas 2018. Yaitu, jalan, pengairan, dan rest area”, urainya.
Ditambahkan Junaedi, untuk masalah jalan, Bupati menginginkan, sedapat mungkin jalan rusak dapat diminimalisir hingga tersisa dibawah lima persen. (wam/C)
NA Target Tuntas Tiga Program
×

