GOWA, BKM — Kegiatan bakti dan jambore pemuda yang digelar di kota Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sabtu-Minggu (25-26/11) berlangsung seru. Ratusan pemuda dari wilayah Makassar dan Gowa saling jumpa di ajang gerakan membangun pemuda jujur yang diprakarsai Dinas Kepemudaan dan Olahraga Sulsel.
Gerakan membangun pemuda jujur ini menghadirkan sejumlah pembicara, masing-masing dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) serta Komite Pemantau Legislatif (Kopel).
Ketiga pembicara dari tiga lembaga tersebut mengajak seluruh peserta Bakti Pemuda dan Jambore Pemuda untuk bersama-sama membangun gerakan pemuda jujur yang menjadi ikon KPK dan SPAK ini.
Kadispora Sulsel, Sri Endang Sukarsih, saat membuka ajang diskusi mengatakan, kegiatan bakti pemuda dan jambore pemuda ini adalah program untuk mendorong pemuda di Sulsel untuk berkonstribusi menciptakan pemuda di Sulsel menjadi pemuda yang jujur sesuai Undang-undang Kepemudaan.
”Dengan adanya program ini diharapkan pemuda terbiasa melakukan perilaku positif dalam menyikapi berbagai hal sehingga pemuda menjadi agen perubahan dalam masyarakat,” kata Sri Endang.
Kemah bakti dan jambore pemuda yang dilakuka Dispora Sulsel 2017 ini, mendapat apresiasi dari penggiat anti korupsi di Sulsel. Seperti dikatakan Koordinator SPAK Indonesia Timur, Ema Husain, Direktur Kopel Indonesia Timur, Syamsuddin Alimsyah, dan Sekretaris LMPI Sulsel, Djaya Jumain. (sar/mir)
KPK, SPAK dan Kopel Ajak Pemuda Jujur
×

