MAROS, BKM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros menggratiskan sekitar 1.225 lods, lapak, dan kios untuk pedagang di Pasar Rakyat Buttasalewangang. Hal tersebut terungkap saat sekitar 17 orang perwakilan pedagang Pasar Sentral Maros melakukan pertemuan dengan Wakil Bupati Maros HA Harmil Matrotorang, di ruang rapat wakil bupati Maros, Rabu kemarin (29/11).
Para perwakilan pedagang Pasar Sentral Maros bertemu HA Harmil Mattotorang untuk membicarakan pemindahan pedagang pasar. Sebelumnya, pertemuan itu sempat tertunda, karena pedagang menolak untuk bertemu dengan wakil bupati. Pasalnya, yang mengundang adalah Bupati Marosm HM Hatta Rahman.
Wabup Maros, HM Harmil Mattotorang menjelaskan, pertemuan dengan pedagang diagendakan untuk membahas beberapa hal. Di antaranya penegasan terkait penggunaan lapak dan kios pasar yang diberikan secara gratis dengan status pinjam. Sekitar 1.225 lapak dan kios yang akan diberikan kepada pedagang. Kedepannya, kata Harmil, setiap pedagang yang berjualan di pasar akan mendapatkan prioritas kepemilikan lapak dan kios di Pasar Rakyat Buttasalewangang.
Lods, kios dan lapak di Pasar Rakyat Buttasalewangang itu bersifat gratis untuk para pedagang. Tapi hanya untuk mereka yang betul-betul berjualan. Bukan untuk mereka yang mengklaim memiliki pasar.
Karena bersifat gratis, maka pedagang hanya dikenakan pembayaran retribusi. Mereka sama sekali tidak dikenakan biaya sewa. Karenanya, Harmil berharap nantinya setiap pedagang harus taat untuk membayar retribusi pasar. Karena uang tersebut juga akan kembali ke pasar, dan memperbaiki fasilitas pasar yang tidak layak pakai.
Untuk menghindari penyewaan los kios dan lapak bagi mereka yang tidak berhak, nantinya proses perjanjian penempatan kios dan lapak ini akan dilakukan di hadapan notaris, dan pedagang akan bertandatangan di materai. Pedagang diminta melapor ke pemerintah bila tak ingin lagi berjualan.
Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (Kopumdag) Kabupaten Maros, Syamsir, menjelaskan, jumlah kios dan lapak yang akan diberikan secara gratis berjumlah 1.225 buah, terdiri dari kios 625 buah, kios mini 36 buah, lapak kering 442 buah, dan lapak basah 122 buah. (ari/mir/c)
Pemkab Gratiskan 1.225 Kios dan Lapak
×

