PAREPARE, BKM — TP4D Kejaksan Negeri Parepare mendalami dua proyek yang bernilai miliaran
yaitu proyek sumur bor PDAM tahun 2016 dan proyek pembebasan lahan ITH. Pendalaman dilakukan atas laporan dari masyarakat terkait adanya dugaan penyimpangan.
Kepala Kajari Parepare, Reskiana Ramayanti saat dirinya turun langsung membagikan stiker dan Pin Anti Korupsi pada Hari Anti Korupsi sedunia.
“Untuk proyel sumur bor sedang didalami oleh TP4D tapi belum ditemukan penyimpangan,”jelas Kajari Parepare, Reskiana Ramayanti.
Terkait lahan ITH Reskiana menuturkan telah dilakukan pertemuan namun hasil audit internal belum diserahkan hingga saat ini.
Ketua TP4D Kejaksaan Negeri (Kejari) Parepare, Amiruddin mengatakan, untuk lahan ITH sementara dilakukan pendalaman. “TP4D lakukan pendalaman kembali untuk proyek lahan ITH oleh karena data-data pendukung yang dibutuhkan baik dari PPK Maupun inspetktorat belum lengkap, ini juga dilakukan setelah adanya temuan dari masyarakat bahwa ada indikasi penerima fiktif dan pemotongan uang ganti rugi,”urai Amiruddin yang juga Kasi Intel Kejari Parepare.
Anggaran proyek sumur bor dalam PDAM tahun 2016 dianggarkan sebesar Rp.9 miliar sedangkan lahan ITH Rp.10 miliar. (smr/D)
TP4D Dalami Dua Proyek Miliaran
×

