MAROS, BKM — Sejak Januari 2017, Satuan Narkoba Polres Maros mengamankan sedikitnya 77 orang tersangka kasus Narkoba, mulai dari pengguna hingga pengedar. Jumlah ini juga termasuk penyalahgunaan obat daftar G.
Kasat Narkoba Polres Maros, AKP Norman Sihite, mengatakan, jumlah kasus yang ditangani mencapai 45 laporan. Namun yang saat ini sudah diselesaikan sebanyak 44 kasus. Jumlah ini menurun dibandingkan tahun lalu yang mencapai 45 kasus.
”Tahun lalu itu ada 45 kasus. Memang stagnan, tapi di Desember ini masih ada beberapa hari. Bisa jadi masih bertambah jumlahnya. Total tersangkanya ada 77 orang,” katanya, Kamis (14/12).
Lanjut dikatakan, khusus operasi Bersih Narkoba (Bersinar) yang digelar selama 14 hari lalu, pihaknya berhasil mengamankan 16 orang tersangka dengan jumlah kasus sebanyak lima laporan, dua Target Operasi (TO), dan tiga non TO.
”Khusus operasi Bersinar, dari dua TO yang ditargetkan, kami berhasil mengembangkannya ke Non TO. Jelang tahun baru ini, kami masih melakukan pergerakan,” lanjutanya.
Terkait kasus Narkoba yang menyeret anggota provost Polres Maros, Brigpol Awaluddin, Norman mengaku kecolongan. Pasalnya, Awaluddin dia kenal pernah mengajukan diri bergabung ke satuannya itu.
”Iya. Pernah dia mengajukan untuk bergabung ke Satuan Narkoba. Tapi saya belum yakin karena masih bermasalah waktu itu. Kita kecolongan karena ternyata dia diduga mengedarkan sabu di Maros ini,” sebutnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Maros, Ansar Lempe, mengaku, belum puas dengan kinerja kepolisian yang dinilai menurun itu. Ia menyebutkan, terungkapnya kasus Brigpol Awaluddin, menandakan Maros sangat rawan peredaran Narkoba.
”Nah, itu dia. Fakta di lapangan kan berbeda. Kasus oknum polisi ini mengindikasikan, peredara Narkoba di Maros ini sudah sangat mengkuatirkan. Tapi kok malah menurun kasusnya,” terangnya.
Ia pun berharap, agar pihak kepolisian lebih serius dalam penanganan kasus Narkoba di Maros, karena Maros saat ini sudah bukan lagi daerah transit Narkoba, tapi sudah menjadi tujuan pengedar.
”Harus lebih serius. Jangan sampai kecolongan lagi dengan kasus kemarin itu. Maros ini sudah jadi daerah tujuan. Bahkan faktanya, mereka berhasil menjaring oknum polisi dalam sindikatnya,” pungkasnya. (ari/mir/c)
Selama 2017 Polres Maros Amankan 77 Tersangka
×

