JENEPONTO, BKM — Mantan Kabid Pajak Bapenda Jeneponto, Abd Razak Baso yang ditunjuk dan mendapat SK dari Bupati Jeneponto, H Iksan Iskandar pada September 2017 lalu untuk menjabat sebagai Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jeneponto, kini kebingungan.
Pasalnya, Razak Baso dicopot mendadak dari jabatannya sebagai sekretaris KPU. Ia digantikan Ahmad Basir Karaeng Buang yang menjadi pelaksana tugas (Plt) sekretaris KPU. Razak semakin bingung, karena penggantinya memiliki kepangkatan di bawah dari dirinya, yakni baru III C. Sedangkan dirinya sudah pangkat IV A.
Terjadinya penggantian mendadak ini mendapat tanggapan dari pengamat Aparatur Sipil Negara (ASN), Muh Syarif Lewa. Ketika dihubungi di Cafe Ayah, Jalan Ilyas Mattewakkang, Bontosunggu Kota, Senin (18/12), Syarif mengatakan, penggantian ini tidak saja merugikan negara, tapi juga diri pribadi Abd Razak Baso.
”Jelas Abd Razak Baso kebingungan dan tidak mengetahui lagi pekerjaannya karena dicaplok oleh Muh Basri yang ditunjuk sebagai Plt Sekertaris KPU Jeneponto,” jelas Syarif Lewa.
Ketua KPU Jeneponto, Muh Alwi yang dkonfirmasi terkait pencopotan ini mengaku tidak mengetahui prosedure pergantian Sekretaris KPU Jeneponto, Abd Razak Baso oleh Plt Muh Basir yang diangkat Sekretaris KPU Provinsi Sulsel, Annas GS.
”Kalau mau mencari kebenarannya, tanyakan ke Sekretaris KPU Provinsi Sulsel,” ujar Muh Alwi.
Sementara itu, Abd Razak Baso mengatakan, dirinya tidak tahu lagi kemana harus bertugas. Karena tempat tugasnya dibidang pajak Bapenda sudah dilepas serta ditinggalkan dan pindah ke sekretariat KPU Jeneponto.
”Saya heran, kursi tempat kerja kami di sekretaris KPU Jeneponto sudah ada yang tempati, yakni Plt Sekretaris KPU Jeneponto, Muh Basri yang belum memenuhi urutan kepangkatan yang baru III C. Hal ini sangat membingungkan saya secara pribadi. Karena tunjangan saya hilang,” kata Razak Baso berang. (krk/mir/c)
Dicopot Mendadak, Sekretaris KPU Jeneponto Kebingungan
×

