ENREKANG, BKM–Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Enrekang belum bertindak atas adanya sejumlah Aparat Sipil Negara (ASN) yang foto dengan bakal calon bupati sambil memperlihatkan gaya dengan salam dua jari yang selama ini dinilai sebagai simbol dua kali untuk sang bupati petahana.
Dari pantauwan BKM baru-baru ini, ada beberapa Kepala Organisi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Enreakgn justru kompak foto dan salam dua jari dengan salah satu bakal calon Bupati Enrekang.
Komisiorer Panwaslu Enrekang, Ulin Nuha masih enggan menindaklanjuti peristiwa tersebut, padahal Panwaslu dinilaiberkewajiban untuk mengklarifikasi kasus tersebut. Hanya saja Panwaslu dikabarkan masih menunggu laporan, Ulin Nuha juga masih mempertanyakan waktu kejadiannya serta dimana lokasinya. ,”Kapan dan dimana itu,”ujar Ulin Nuha dibalik telpon genggamnya, Selasa (19/12).
Seperti diketahui, sekretariat kabinet RI mengeluarkan sejumlah larangan bagi pegawai negeri Sipil (PNS) yang masuk dalam ASN dilarang foto bareng bersama bakal calon kepala daerah serta memposting di media sosial. (her/rif/d)
Panwas Tunggu Laporan
×

