WAJO, BKM — Sepanjang tahun 2017, terdapat empat kasus yang menonjol di Kabupaten Wajo dan menjadi fokus perhatian serius bagi jajaran Polres, TNI dan Pemkab Wajo.
Kapolres Wajo, AKBP Asep Marsel Suherman mengatakan, dari jumlah kasus yang ditangani, ada 4 kasus yang paling banyak terjadi dan berhasil diungkap.
“Kasus penipuan, pembunuhan, pencurian motor, pencurian pemberatan dan pencurian ternak. Namun, Kasus penipuan terbanyak tahun ini, bahkan sampai 20 persen atau 82 kasus dengan berbagai macam modusnya,” katanya saat menggelar Press Release tahun 2017 di Mapolres Wajo, Minggu (31/12).
“Sebanyak 852 kasus kriminalitas selama tahun 2017. Jumlah tersebut meningkat 57 kasus di banding tahun 2016 yang hanya 795 kasus,” ujar Kapolres.
Dari 852 kasus pihakya berhasil menyelesaikan 530 kasus kriminalitas atau 63 persen perkara.
Sementara kasus narkoba di tahun 2017 mengalami penurunan. Sepanjang tahun 2017 terdapat 55 kasus dengan barang bukti yakni habu sebanyak 207,7863 gram, extasi 16 butir, tembakau gorilla. Menurutnya, jumlah kasus 2027 mengalami penurunan dibanding tahun 2016 yang mencapai 75 kasus.
Begitupun dengan kasus Lakalantas juga berhasil ditekan. Tahun 2017 ini, hanya terdapat 193 kasus dibanding tahun 2016 lalu yang jumlah mencapai 222. “Korban meninggal dunia selama tahun ini sebanyak 32 orang, korban luka berat 15 orang, korban luka ringan 24 orang dan kerugian materil sebanyak Rp331.550.000,-,” Pungkasnya.
“Pelanggaran disiplin personil Polres Wajo sebanyak 8 kasus, 7 diantaranya sudah selesai dan satu kasus sementara dalam proses pemeriksaan,” jelasnya. (*/C)
Polisi Wajo Fokus Kasus Penipuan
×

