MAROS, BKM — Seorang warga Desa Abbulosibatang, Kecamatan Marusu, Asdar (18) tewas setelah dihujani dua kali tusukan senjata tajam (badik) saat dikeroyok sejumlah remaja di Dusun Ujung Bulu, Desa Pabbentengan, Kecamatan Marusu, Selasa (2/1).
Kapolsek Lau, AKP Ismail, mengatakan, korban bersama tiga orang temannya, hendak membeli nasi bungkus dengan mengendarai 2 sepeda motor. Saat di TKP, korban bertemu salah seorang pelaku, Akbar (18) hingga ujungnya terjadi perkelahian.
”Diduga di antara mereka ini sudah ada dendam lama. Hingga saat bertemu, langsung berkelahi. Awalnya mereka duel saja, tapi teman pelaku ini pergi memanggil temannya,” terangnya.
Kedua teman korban, kata dia, hanya menonton duel itu. Sementara teman pelaku, pergi memanggil bantuan. Beberapa saat kemudian, datang 7 orang teman pelaku membantu Akbar yang masih berduel dengan tangan kosong.
”Salah satu teman korban ini sempat membantu korban, namun karena kalah jumlah mereka kalah. Di situlah korban ditikam dan mengalami luka tusukan di bagian dada sebelah kiri dan pinggang sebelah kanan,” lanjutnya.
Para pelaku kemudian melarikan diri setelah korban bersimbah darah dan dibawa ke Puskesmas. Namun, nyawa korban tidak bisa diselamatkan. Mayatnya langsung dibawa ke rumah duka.
Kanit Resmob Polres Maros, Ipda Jusman Mattu, mengatakan, hanya berselang dua jam, tim Resmob Polres Maros bersama Polsek Lau, akhirnya berhasil mengamankan pelaku penikaman, Syamsul (18), setelah sebelumnya mengamankan Akbar dan satu orang lainnya.
”Kami sudah mengamankan tiga orang pelaku di tempat berbeda. Syamsul yang diduga sebagai pelaku penikaman, kami amankan di rumah saudaranya. Kami juga sudah mengambil barang bukti berupa badik dan motor pelaku,” terangnya. (ari/mir/c)
Warga Desa Abbulosibatang Tewas Ditikam
×

