LUWU, BKM — Bupati Luwu, Andi Mudzakkar, mengusulkan pelajaran budaya Luwu masuk dalam pelajaran materi pendidikan di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Hal tersebut disampaikan Bupati Luwu pada acara Matemmu Taung atau menyambut tahun di Istana Kedatuan Luwu, Rabu, (3/1).
Pertemuan dihadiri Datu Luwu, Andi Maradang Machulau, Opu To Bau, Bupati Luwu menyampaikan pelestarian budaya luwu harus masuk dalam pendidikan resmi yakni sekolah reguler.
“Perkembangan zaman dan kemajuan teknologi telah menggeser nilai-nilai agama dan budaya di Luwu, generasi penerus harus dikenalkan budaya Luwu di sekolah-sekolah melalui mata pelajaran muatan lokal bukan hanya pendidikan di rumah,” ujarnya.
Menurutnya, tidaklah sulit mewujudkan ini jika seluruh kepala daerah di Luwu Raya mendukung utamanya pihak Kedatuan Luwu. “Memang harus ada kesepahaman empat daerah dalam hal ini termasuk pihak istana. Tidak ada yang susah jika kita bersama dan berusaha,” ujarnya.
Materi terkait budaya disusun oleh masing-masing daerah. Misalkan di Luwu akan disajikam pendidikan tentang budaya masyarakat Bastem, mulai dari cara makan, kesopanan dalam bertutur kata, budaya masyarakat di Bua tentang tatacara lewat di depan orang yang lebih tua.
“Begitu pula dengan daerah lain, Kota Palopo, Luwu Utara dan Luwu Timur, mereka akan menyusun sendiri materi budaya apa yang akan diangkat dalam mata pelajaran muatan lokal. Ini kemudian disusun dan disatukan dalam satu buku materi budaya,” jelasnya.
Untuk memulai hal ini, butuh satu kesepahaman untuk diusulkan ke Kemendikbud dan Kemendagri agar materi muatan lokal budaya Luwu masuk dalam materi pelajaran reguler setiap sekolah khususnya di Luwu Raya.
“Ini juga peluang kita untuk mengusulkan tenaga ASN guru pelajaran muatan lokal, saya rasa tidak ada yang sulit jika kita bersungguh-sungguh memikirkannya bersama-sama,” ujarnya.
Diharapkan Cakka, melalui matapelajaran muatan lokal, budaya Luwu bisa diserap mulai dari usia dini selain mempelajari budaya dari lingkungan keluarga masing-masing.
Datu Luwu, Andi Maradang Machulau, Opu To Bau, menyambut baik usulan ini dan akan membahasnya dengan dewan adat istana dalam waktu dekat. “Kami justri bersyukur atas usulan Bupati Luwu, saya rasa dewan adat justeru senang, sehingga kami berharap tiga daerah lain menyambut baik usulan Bupati Luwu,” kuncinya. (wan/C)
Usul Budaya Luwu Masuk Muatan Lokal
×

