pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

RSUD Salewangang Raih Akreditasi Paripurna

MAROS, BKM — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Salewangang Maros berhasil mendapat akreditasi dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) dengan predikat Paripurna. Akreditasi ini diraih RSUD setelah melakukan persiapan dan perbaikan atas hasil survei simulasi ditahun 2017 lalu.
Bupati Maros, HM Hatta Rahman, mengatakan, momen akreditasi ini menjadi langkah dan spirit membangun RSUD Salewangang yang lebih baik. Pelayanan yang lebih care dan lebih memerhatikan mutu layanan.
Dengan adanya akreditasi ini, Hatta Rahman berharap tidak ada lagi keluhan dari masyarakat terkait rendahnya kualitas pelayanan di RSUD Salewangang. ”Selama ini banyak kita dengar keluhan dari pasien dan keluarga pasien terkait pelayanan rumah sakit. Kita berharap, dengan predikat baru yang disandang rumah sakit, tidak ada lagi keluhan seperti itu. Artinya, pelayanan rumah sakit harus juga ditingkatkan,” ungkapnya.
Menurutnya, dengan akreditasi Paripurna ini maka seluruh jajaran yang terlibat dalam proses pelayanan di RSUD Salewangang baik dokter, perawat dan tenaga kesehatan lainnya betul-betul memberikan pelayanan yang excellent dan mengutamakan kepuasan pasien.
Sementara Direktur RSUD Salewangang Maros, dr Jonet memberikan apresiasisetinggi-tingginya kepada seluruh unsur yang terlibat dalam proses akreditasi. Terkhusus kepada 15 Pokja akreditasi yang telah bekerja keras dan bekerja cerdas dalam mensukseskan akreditasi RSUD Salewangang.
Dijelaskan, raihan prestasi ini bukan tanpa kendala dan tantangan. Tapi melalui berbagai proses perbaikan-perbaikan serta dukungan dari unsur pemerintah kabupaten baik legislatif maupun eksekutif serta seluruh staf RSUD Salewangang mulai dokter, perawat maupun tenaga penunjang lainnya.
Raihan akreditasi paripurna menuai banyak harapan dari masyarakat. Termasuk dari Ketua DPRD Maros, HAS Chaidir Syam. Chaidir Syam saat dikonfirmasi mengungkapkan, rumah sakit seperti yang ditulis Subanegara dalam bukunya ‘The Diamond Head Drill’, manajemen rumah sakit yakni diibaratkan sebuah mata bor berlian. Ujung mata bor adalah dokter dan perawat serta tenaga penunjang lainnya yang akan memberikan jasa pelayanan langsung kepada pasien sementara yang memegang atau mengarahkan mata bor adalah manajemen.
Sehingga menurutnya, pelayanan yang baik hanya akan tercipta jika terjadi sinergi antara jajaran manajemen dan seluruh staf fungsional yang dijalankan bersama menurut kaidah manajemen dan standar yang ada.
Chaidir berjanji pihak DPRD Maros bersama-sama pemerintah akan terus melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap pelayanan dan pemenuhan sarana dan prasarana kesehatan. (ari/mir/c)



×


RSUD Salewangang Raih Akreditasi Paripurna

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar