pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Syahrul Desak Konstruksi Tol AP Petta Rani Dipercepat

MAKASSAR, BKM — Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo di akhir masa jabatannya tetap berharap pengerjaan proyek Jalan Tol AP Petta Rani dipercepat untuk mengefisienkan waktu yang ada.

Proyek tersebut sudah di ground breaking Oktober lalu. Berdasarkan agenda, pengerjaan fisik di proyek baru akan dilaksanakan Maret mendatang.
Penegasan tersebut disampaikan Syahrul disela-sela kunjungannya melihat progres pembangunan Midle Ring Road (MRR) pada Selasa (9/1).
Bahkan kata Syahrul, ia sudah menegur pihak pelaksana kegiatan agar proyek tersebut segera dikerjakan. Bahkan secara khusus, dirinya menelpon Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) agar memfasilitasi dimulainya pekerjaan konstruksi proyek prestisius tersebut. “Saya sudah tegur. Bahkan saya telepon ke menteri persoalan itu, ” ungkap Syahrul.
Sehari sebelumnya, Senin (9/1), orang nomor satu Sulsel itu juga menyampaikan unek-uneknya ke Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) XIII Miftachul Munir yang melakukan audiens di ruang kerjanya.
“Saya maunya dipercepat. Kalau bisa, Januari ini sudah ada pekerjaan yang dilaksanakan, ” kata Syahrul.
Sementara itu, Kepala BBPJN XIII Miftachul Munir berjanji akan berkoordinasi dengan pihak Balai Pengelola Jalan Tol (BPJT). Dia juga akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Pusat agar proyek tersebut bisa segera dilaksanakan.
“Pelaksanaannya, akan dikoordinasikan dengan Jakarta. BPJT yang punya kewenangan. Kami hanya bantu mendorong koordinasi, ” ungkap Miftachul.
Sebelumnya, Direktur Utama PT Bosowa Marga Utama Nusantara Jalan Tol Seksi IV (BMN-JTSE), Anwar Toha mengatakan, pekerjaan konstruksi baru akan dilaksanakan Maret mendatang.
Saat ini, beberapa persiapan pra pengerjaan konstruksi dilakukan.
Beberapa diantaranya adalah pengurusan ijin analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal), melengkapi gambar konstruksi, dan pembenahan utilitas di sekitar proyek, tepatnya lokasi daerah ground breaking.
Khusus terkait utilitas alias berbagai kabel maupun sambungan pipa yang ada di lokasi sekitar ground breaking, dia berharap kontraktor yang akan mengerjakan proyek tersebut nantinya mampu merapikan dengan baik. Rencananya, konstruksi proyek tol dalam kota ini dimulai pada Maret tahun depan. Dan untuk keperluan pekerjaan, sebulan sebelum pekerjaan konstruksi dilakukan, atau sekitar Februari, media jalan di AP Pettarani akan ditutup.
“Jadi sebelumnya kami meminta maaf jika nantinya saat pekerjaan berlangsung, perjalanan Anda terganggu,” jelasnya.
Secara teknis, pengerjaan akan dilakukan lebih banyak pada malam hari. Karena Pettarani merupakan kawasan padat lalulintas terutama di jam-jam sibuk seperti pagi, siang dan sore hari.
Untuk tahap pertama, tol dalam kota dibangun sepanjang 5,1 km di sepanjang AP Pettarani.
Tol ini dimulai pengerjaannya di samping tol reformasi dan berakhir di depan Hotel Clarion dan PT Telkom. Di sana, tol layang itu akan dibuat bercabang tiga. Cabang pertama merupakan jalan untuk keluar dari tol, turun di depan Telkom. Cabang kedua merupakan akses masuk ke tol di depan Hotel Clarion. Dan cabang yang ketiga, akses yang langsung menuju ke Sultan Alauddin mengarah ke Kabupaten Gowa.
Namun untuk akses jalan ke Sultan Alauddin, untuk tahap pertama belum dikerjakan. Sehingga jalan tersebut masih terpotong di depan Telkom-Clarion.
Tol layang tahap pertama tidak
dibangun hingga ujung Pettarani menuju Sultan Alauddin. Masih ada tersisa sepanjang 300 meter yang nantinya akan dikerjakan pada tahap kedua.
Jalan yang akan dikerja pada tahap satu
sepanjang 5,1 km dari total keselurahan yang direncanakan sepanjang 10,35 km.
Dia juga menegaskan, untuk pembangunan jalan layang ini, tak ada pembebasan lahan karena konstruksi, khususnya tiang pancangnya akan terpasang di median jalan. (rhm)



×


Syahrul Desak Konstruksi Tol AP Petta Rani Dipercepat

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar