pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Open Traffic Jembatan Tello 27 Januari

MAKASSAR, BKM — Secara umum, konstruksi jembatan Sungai Tello yang dilebarkan hampir rampung. Pekerjaan yang tersisa, tinggal menunggu hasil pengecoran jalan kering total untuk kemudian diaspal. Setelah itu, sudah bisa dipergunakan oleh pengendara jalan.

Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) XIII, Miftachul Munir menargetkan jalan tersebut sudah bisa dibuka untuk umum (open traffic) pada 27 Januari 2018 mendatang.
Hal itu juga sudah disampaikannya ke Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo saat melakukan kunjungan ke proyek middle ring road (MRR) dan pelebaran Jembatan Tello.
Kendati sudah akan open traffic akhir Januari mendatang, Namun Miftachul belum bisa memastikan kapan proyek tersebut akan diresmikan.
Menurut Miftachul, proyek pelebaran jembatan Sungai Tello mengikut pada paket pekerjaan MRR. Sehingga peresmiannya mengacu pada perampungan tahap I.
Jika melihat situasi dan kondisi yang berkembang di lapangan, pelebaran jembatan Sungai Tello diperkirakan bisa diresmikan pada Agustus 2018 mendatang.
Sambil menunggu peresmian, menurut rencana, jalan dari arah MRR menuju jembatan Tello I akan diperlebar lebih dulu.
“Jembatannya diperlebar jadi jalannya juga harus diperlebar, ” ungkap Miftachul, kemarin.
Berdasarkan pantauan di lapangan, saat ini, pelat seng sebagai pembatas antara jalan dengan konstruksi jembatan yang dibangun sudah dilepas. Selain itu, railing atau pemagaran sisi jembatan juga sudah mulai dikerjakan. Bentuknya akan dibuat menarik dan akan dilengkapi lampu-lampu.
Sebelumnya, Gubernur Sulsel Syahrul cukup mengapresiasi progres pelebaran Jembatan Tello yang sudah hampir rampung.
“Alhamdulillah. Tinggal finishing yang harus dirampungkan, ” jelasnya.
Kepada pelaksana kegiatan, Syahrul berharap jalan diatas pelebaran jembatan tersebut sudah bisa digunakan 27 Januari mendatang.
Pelaksana kegiatan termasuk BBPJN XIII selaku penanggung jawab proyek boleh bernapas lega. Pasalnya, waktu yang diberikan gubernur lebih panjang dibanding target yang sudah diperkirakan. Sehingga pekerjaan bisa dilaksanakan tanpa harus terburu-buru.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pelebaran Jembatan Tello, Malik, menjelaskan pengecoran sudah dilakukan Rabu (3/1) lalu. Waktu yang dibutuhkan agar hasil pengecoran betul-betul kering minimal 14 hari. Sehingga diperkirakan 20 Januari mendatang, jalan tersebut sudah bisa dilalui kendaraan.
“Insya Allah sekitar 20 Januari baru bisa difungsikan, ” ungkapnya.
Kendati proyek ini menyeberang ke tahun 2018 ini, namun Malik menegaskan tidak ada persoalan pada kontrak kerja atau pemenuhan target. Alasannya, kontrak kerja satu paket dengan middle ring road (MRR) dimana batas waktu penyelesaian Mei 2018 mendatang.
Untuk pengerjaan fisik jembatan tahun ini, pemerintah mengalokasikan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2017 sekitar Rp4,1 miliar.
Pembangunan jalan pada jembatan Sungai Tello dilakukan selebar 3,5 meter yang menambah satu lajur kendaraan. Pelebaran dilakukan di sebelah kanan jembatan jika dari arah Panaikang. (rhm)



×


Open Traffic Jembatan Tello 27 Januari

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar