PAREPARE,BKM– Direktur PDAM Parepare, Lukman Hakim belum lama ini melakukan mutasi dalam rangkah penyegaran struktur organisasi lingkup PDAM Parepare. Dampak mutasi ini membuat ada oknum pejabat atau kabid PDAM yang sudah menjabat kurang lebih 20 tahun sebagai keuangan tidak menerima mutasi tersebut.
Sehingga saat peralihan pejabat baru, semua data-data keuangan hilang dan diduga terhapus oleh oknum pejabat tersebut.
Salah seorang staf pegawai mantan kapala bidang, (kabid) distribusi dan teknik, Sukarno Banda menyesalkan ulah oknum pejabat PDAM yang tidak terima mutasi lalu melakukan penghapusan data penting keuangan dikantor.
“ini tidak benar, ini merupakan tindakan pidana, sangat disesalkan, saya saja non aktif dari jabatanku tidak pernah melakukan pengrusakan atau menghilangkan data penting kantor,”tegas Sukarno Banda.
Kalau ini dibiarkan oleh pimpinan maka yang rugi perusagan hanya ulah oknum karyawan tersebut,” ini PDAM milik pemkot yang ownernya walikota, kita tidak bisa seenaknya melakukan tindakan yang merugikan perusahan dan karyawan, ini harus ditindak tegas,”terangnya.
Karno sapaanya,, Sukarno Banda, meminta kepada inspektorat turun melakukan audit atau pemeriksaan, jika terjadi penghapusan data maka harus diproses hukum.
Terpisah, Direktur PDAM Parepare, Lukman Hakim tak menampik hilangnya data tersebut.
Setelah dilonfirmasi pejabat bersangkutan yang sudah tidak menjabat lagi dikeuangan, mengaku kalau tidak menghapusnya hanya memindakan data ke flash disk. (samir)
Data Keuangan PDAM Parepare Diduga Dihapus
×

