LUTIM, BKM — Para pebisnis seperti perhotelan, kontraktor dan usaha lainnya di Desa Sumasang, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur ternyata telah menikmati listrik gratis dari perusahaan tambang nikel milik PT Vale Indonesia.
Penggunaan listrik gratis diketahui usai DPRD Luwu Timur melalui Komisi III melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama PT Vale dan PT PLN di ruang aspirasi, Jumat (19/1) kemarin.
Berbeda dengan warga adat Dongi Desa Soroako, hingga kini belum menikmati listrik. Bakan, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) pernah meminta agar PT Vale mengalirkan listrik ke permukiman itu namun belum terealisasi.
Komisi III DPRD Luwu Timur, Herdinang sangat menyayangkan kepbijakan PT Vale memberikan listrik gratis kepada para pebisnis. Menurutnya, kebijakan ini merugikan daerah khususnya dari sisi pendapatan.
“Seharusnya ada pemisahan antara warga yang masuk dalam bagian komitmen dengan PT Vale. Kebijakan ini tidak boleh diberlakukan untuk semua kalangan,” ujarnya, Minggu (21/1).
Ia meminta agar PT Vale menyelesaikan kewajiban berdasarkan komitmen dengan masyarakat dan merekomendasikan agar jaringan listrik gratis untuk hotel dan kegiatan bisnis lainnya dicabut dan menggunakan jaringan PLN.
“Begitupun dengan masyarakat asli Tapondau, jika kewajiban yang tertuang dalam kesepakatan yang dimaksud telah ditunaikan oleh PT Vale maka tidak ada lagi alasan untuk tidak menggunakn jaringan PLN,” ungkap Herdinang. (alp/C)

