SIDRAP, BKM — Badan Urusan Logistik (Bulog) Sidrap berencana membangun pabrik rice to rice di Lancirang, Kecamatan Pitu Riawa.
Pabrik dibangun diatas lahan seluas 5 hektar akan menggiling beras yang tak layak konsumsi menjadi layak konsumsi.
Kepala Sub Divre Bulog Sidrap, Muhammad Akbar Said membenarkan rencana pembangunan pabrik tersebut, Kamis, (25/1).
Ia mengaku, saat ini masih dalam proses perizinan karena lahannya sudah siap seluas 5 hektar di Kelurahan Ponrangae, Kecamatan Pitu Riawa.
Pihaknya belum mengetahui besaran anggaran yang akan digunakan dalam pembangunan itu. Namun, katanya bersumber dari APBN pemerintah pusat.
Bulog Sidrap layak memiliki pabrik disamping banyaknya juga keluhan terkait turunnya kualitas beras yang keluar dari Bulog, utamanya beras sejahtera (Rastra).
“Pabrik rice to rice ini khusus diperuntuhkan untuk beras yang tidak layak konsumsi untuk diolah kembali menjadi beras bermutu,” ucapnya.
Dengan adanya pabrik Bulog akan kembali melakukan pengadaan beras secara besar-besaran atau sekitar 78 ribu ton.
Sementara itu, permintaan beras juga sudah mulai banyak masuk dari luar provinsi seperti Ambon, Jakarta, Aceh, dan Kalimantan Timur.
“Kalau ngga salah itu kemarin sudah ada 5 ribu ton permintaan beras dari luar provinsi,” jelasnya. (ady/C)
Bulog Siap Bangun Pabrik
×

