GOWA, BKM — Peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke 68 berlangsung sederhana di Rumah Detensi Imigrasi Makassar yang terletak di Jl Lembaga Bolangi, Desa Timbuseng, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, Jumat (26/1/2018).
Upacara peringatan Hari Bhakti Imigrasi tersebut dipimpin langsung Kepala Wilayah Kemenkumham Sulsel, Sahabudin Kilkoda. Selain melakukan upacara, pihak Imigrasi juga melakukan kegiatan Baksos.
“Di Hari Bhakti Imigrasi ini ada beberapa hal yang kita perbaiki. Pada prinsipnya sebagai abdi masyarakat, kita akan tingkatkan pelayanan terhadap masyarakat,” beber Sahabuddin.
Sementara itu, Kepala Divisi Imigrasi Kanwil Hukum dan HAM Sulsel, Kaharuddin Ali menambahkan bahwa mulai tahun 2018 ini untuk pelayanan pengurusan paspor masyarakat dipermudah tanpa harus antre di kantor Imigrasi yakni melalui layanan online.
“Tidak ada lagi perlakuan khusus dalam pelayanan. Semuanya sama, semua harus mengambil antrian sehingga terstruktur. Itu inovasi baru terkait pelayanan kita tahun ini,” katanya.
Terpisah, Kepala Rumah Detensi Imigrasi Makassar, Boedi Prayitno mengatakan bahwa saat ini ada 1.856 imigran yang ditangani di Rudenim.
“30 persen adalah perempuan dan dominan berasal dari Afganistan dan terbanyak kedua dari Rohingnya. Ada juga dari Somalia dan Myammar,” kata Boedi.
Upacara peringatan Hari Bhakti Imigrasi ini dihadiri Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni dan Kasdim 1409 Gowa, Mayor Arm M Nurdin Rauf.
Peringatan itu juga diwarnai atraksi cara menangani kerusuhan di Rudenim serta aksi baris berbaris petugas Lapas Rudenim. (saribulan)
Imigrasi Berlakukan Pelayanan Online Untuk Pengurusan Paspor
×

