PANGKEP, BKM–Selama periode 2016 hingga 2017, sudah delapan warga meninggal dunia akibat virus HIV/AIDS di Pangkep. Tentu jumlah itu memiriskan, apalagi angka penderita HIV /AIDS di daerah ini terus mengalami peningkatan drastis karena pada 2016 penderita virus mematikan tersebut masih berjumlah 10 orang. Tetapi berdasarkan data Dinas Kesehatan Pangkep 2017, jumlah penderita HIV sudah mencapai 38 orang.
Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep sangat gencar melakukan penyuluhan tentang bahaya penularan penyakit HIV/AIDS. Seperti diakui Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Pangkep, dr Nurliah Sanusi saat dihubungi Senin (29/1). “Saat ini jumlah pasien yang positif mengidap HIV sebanyak 38 orang. Dikatakan jumlah itu mengalami peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya. Pada 2016 itu jumlah penderita HIV /AIDS di daerah ini masih berjumlah 10 orang,” kata dr Nurliah.
Dikatakan dr Nurliah, jika pihaknya sudah melakukan langkah konkrit, seperti menghimbau puskesmas utk lebih aktif melakukan sosialisasi tentang HIV/AIDS, termasuk kepada orang-orang yang beresiko seperti pegawai salon dan LGBT.
Selain itu, lanjut dokter ini mengarahkan agar tenaga kesehatan untuk lebih berhati-hati dalam melaksanakan kegiatan dan selalu memakai alat pelindung diri, setiap melakukan tugas pelayanan. “Kami juga telah melaksanakan konseling dan pemeriksaan rutin kepada penderita yang positif bersama pasangan dan anak-anaknya dan yang lebih utama menghimbau masyarakat untuk setia kepada pasangan yang resmi,” terangnya. (udi)
Delapan Dari 48 Penderita Aids di Pangkep Meninggal
×

