pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Kapolres Shinto Jajak Hati Remaja Pelaku Kekerasan

GOWA, BKM — Appi adalah nama akrab PP yang menjadi pelaku kekerasan terhadap seorang anak pelajar di belakang stadion Kalegowa Pallangga yang terjadi pada Senin (5/2/) lalu.
Appi yang berusia 14 tahun ini teridentifikasi sebagai pelaku penganiayaan terhadap seorang anak yang juga berstatus pelajar SMP dan aksi Appi ini terekam video amatir warga dan menjadi viral di medsos dan kalangan masyarakat Gowa.
Sejak Appi berhasil diidentifikasi sebagai pelaku, akhirnya pihak Kepolisian Resort (Polres) Gowa berhasil mengamankannya untuk dimintai keterangan. Sayangnya pihak Kepolisian belum berhasil menemukan anak yang menjadi korban kekerasan Appi tersebut, apalagi korban hingga kini belum melaporkan ke pihak berwajib.
Video yang menayangkan perilaku premanisme Appi ini beredar luas di medsos. Rekaman video itupun lalu dianalisa secara lebih teliti oleh Unit Reskrim Polsek Pallangga dan hasilnya pelaku Appi bisa teridentifikasi.
PP alias Appi merupakan pelajar di salah satu SMP di Pallangga. Dan saat berhasil diamankan petugas, Appi pun mengakui sebagai pelakunya. Sayangnya, Appi mengaku bahwa anak yang dianiayanya itu sama sekali tidak dikenalnya.
Mendengar pengakuan ABG ini, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga merasa prihatin.
“Saya sangat prihatin dengan fenomena ini dan berharap orangtua memainkan peran pengawasan secara ketat untuk meyakinkan anak-anaknya terhindar dari aksi-aksi premanisme,” kata Shinto saat bertemu Appi dan orangtuanya pada Rabu (7/2/2018) malam di Polsek Pallangga.
Menurut Shinto, dunia anak memang rentan pengaruh lingkungan sehingga orangtua harus memberikan perhatian penuh terhadap anak dan mengarahkan anak agar dapat lebih fokus belajar sehingga terhindar dari kenakalan remaja.
Di malam itu, Shinto mengajak Appi bicara dari hati ke hati sehingga kapolres pun mengetahui apa yang mendasari Appi berperilaku keras kepada korban. Meski Appi tidak ditahan dan langsung diserahkan kembali ke orangtuanya, namun menurut Shinto kasus ini akan tetap ditindaklanjuti dengan mempertemukan para pihak baik keluarga korban dan pelaku, mengingat hingga saat ini Polsek Pallangga belum menerima laporan dari korban dan alamat belum diketahui. (saribulan)



×


Kapolres Shinto Jajak Hati Remaja Pelaku Kekerasan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar