LUWU, BKM — Wakil Bupati Luwu Amru Saher didampingi Kadis Perdagangan Hj Wahidah meresmikan pasar tradisional modern di kecamatan Larompong, Jumat (9/2/2018).
Peresmian pasar Larompong disakisikan Ketua DPRD Luwu, Andi Muharrir, Asisten I Pemkab Luwu, Andi Muzakkir, Kadis Perdagangan, Hj Wahida, Kajari Belopa, Gede Edy Bujayanasa.
Turut hadir Direktur PDAM Luwu, Saharuddin, Kasatpol PP, Andi Iskandar, Kepala BPBD, M Jihad , Kadis Perikanan, Andi Fatahillah, Kabag Humas Pemkab Luwu, Ansir Ismu, serta Para Pedagang.
Wakil Bupati Luwu, H Amru Saher, dalam sambutannya, berharap agar pasar ini diberikan kepada pedagang di Larompong, tidak boleh ada orang lain dari luar yang masuk.
“Alhamdulillah, sama dengan pasar Belopa yang sebelumnya kami rekolasi pedagang, sehingga semua sudah terakomodir di Pasar Belopa. Pasar ini dibangun Pemkab Luwu, untuk memperlancar roda perekonomian di Luwu serta menambah pendapatan demi mensejahterakan warga di Larompong,” ucap Amru Saher.
Dihadapan para pedagang, Wabup Amru menekankan, jika ada orang luar yang masuk, atau tidak mempergunakan lods atau kiosnya selama jangka waktu tiga bulan, maka harus dilaporkan ke Pemerintah Kabupaten Luwu.
“Kedepan kami akan mempercantik pasar Larompong ini, tapi kami ingin agar pasar ini dijaga bersama disesuaikan dengan fungsinya,” tandasnya.
“Kalau ada pedagang yang tidak memanfaatkan bangunan pasar ini, maka akan kita ganti. Kalau tidak di fungsikan selama tiga bulan, maka akan kita ganti dengan pedagang yang lain,” tegas Amru Saher.
Dia berharap agar pasar ini harus di fungsionalkan sebagaimana mestinya. Kedepan, kata dia, semua yang masih kurang akan diperbaiki, termasuk halaman, jalan, serta pembuangan limbahnya. Sementara itu, fasilitas yang ada dipasar semua digratiskan.
“Bupati Luwu, Andi Mudzakkar, menyampaikan kepada saya. Bahwa sejak difungsikannnya pasar ini maka Bupati Luwu memberikan bonus, selama tiga bulan dibebaskan retribusi,” kata Amru Saher.
Kadis Koperindag, Hj Wahida, menyampaikan bahwa pasar tersebut dibangun dari dana perbantuan Kementrian Perdagangan sebesar Rp6 miliar.
Fasilitas pasar tersebut tergolong lengkap. Pasar modern tradisional Larompong ini dibangun di atas lahan seluas 17,565 meter persegi.
“Di Pasar ini sebanyak 196 petak kios, satu bangunan kantor, ruang penitipan bayi dilengkapi dengan permainan anak, ATM center, klinik kesehatan, pos ukur, pos jaga, musallah, tempat wudhu, tempat pemotongan hewan, dan rumah petugas jaga,” kata Hj Wahidah.
“Yang istimewa, dilengkapi ruang penitipan bayi dilengkapi dengan permainan anak, klinik kesehatan, dan tempat pemotongan hewan, serta fasilitas lainnya,” terangnya.
(irwan musa)
Wabup Luwu Resmikan Pasar Tradisional Modern Larompong
×

