GOWA, BKM — Sekira 200-an warga Malino mengikuti pelayanan pemeriksaan dan pengobatan gratis yang dilakukan mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Samata.
Pemeriksaan dan pengobatan gratis ini dipusatkan di Lingkungan Batulapisi, Kelurahan Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Sabtu dan Minggu (10-11/2/2018). Kegiatan ini merupakan rangkaian baksos yang diselenggarakan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Samata bekerjasama Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Tinggimoncong.
Selain pemeriksaan dan pengobatan gratis, warga juga mendapatkan pelayanan lainnya yakni pemeriksaan ibu hamil, pijat bayi, penyuluhan kefarmasian tentang Dagusibu (Dapatkan, Gunakan, Simpan dan Buang) dalam penggunaan obat, penyuluhan KB dan imunisasi, penyuluhan bertani sehat dan pembagian alat pelindung diri saat bertani, diversifikasi sayur dan buah, pembuatan roti tanpa bahan pengawet dan pemanis buatan serta senam Lansia.
Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Samata, Dr dr Andi Armyn Nurdin dalam kesempatan itu mengatakan, baksos yang dilakukan FKIK ini melibatkan sedikitnya 127 mahasiswa, tenaga dosen, tenaga kesehatan serta staf DFKIK dan dikerjasamakan dengan pemerintah Kecamatan Tinggimoncong.
” Kegiatan ini kami lakukan untuk menjalankan tri darma perguruan tinggi yang bertujuan untuk menyebarkan informasi, meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap masyarakat untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang optimal,” jelas Andi Armyn didampingi Dr Nur Hidayah wakil dekan sekaligus ketua panitia baksos.
Sementara itu Camat Tinggimoncong, Andry Mauritz sangat mengapresiasi giat baksos yang dilakukan FKIK UIN. ” Alhamdulillah bakti sosial ini cukup memberikan dampak positif bagi masyarakat Malino dan sekitarnya. Saya atas nama pemerintah kecamatan sangat bersyukur dengan adanya layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis untuk warga di sini,” kata Andry Mauritz.
Apreasiasi besar ini diberikan pemerintah kecamatan karena selain diberikan pengetahuan dan wawsan terkait kesehatan, warga juga dibimbing membuat roti tanpa pengawet dan pemanis buatan, cara bertani sehat hingga diberikan alat pelindung bagi petani. “Yah ada sembilan jenis layanan yang dilakukan dalam baksos ini dan saya harap semua yang diikuti warga dalam baksos ini bermanfaat besar bagi warga. Saya atas nama pemerintah kecamatan sangat berterima kasih karena pihak FKIK UIN mendukung program kesehatan yang menjadi program Pemerintah Kabupaten Gowa,” kata camat.
Dalam baksos itu Camat Tinggimoncong bersama Dekan FKIK UIN, menyerahkan secara langsung kepada petani penerima alat pelindung bertani seperti masker, sarung tangan, kacamata, mantel dan sepatu boot. (saribulan)
Baksos FKIK UIN- Pemcam Tinggimoncong Libatkan Ratusan Warga Malino
×

