pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Minta Masyarakat Solid Pilih Paslon Yang Ada

MAMASA, BKM — Bakal calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati Mamasa, Ramlan Badawi-Marthinus Tiranda menghadiri syukuran keluarga di Desa Malabo, Kecamatan Tanduk Kalua, Sabtu malam (10/2).
Kegiatan tersebut turut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Mamasa, Yohanis Karatong, Estevanus, Ketua Lembaga Adat Kabupaten Mamasa, Benyamin Matasak, mantan Sekkab Mamasa, Benhard Buntutiboyong, tokoh masyarakat dan sejumlah masyarakat Tanduk Kalua.
Di hadapan masyarakat Desa Malabo, balon Wakil Bupati Mamasa, Marthinus Tiranda mengatakan, Pilbup Mamasa pada Juni mendatang hanya ada satu pasangan calon. Olehnya itu, pihaknya meminta kepada seluruh masyarakat Desa Malabo, Kecamatan Tandu Kalua secara umum untuk tetap solid memilih pasangan calon (Paslon) yang ada.
Selain itu, Marthinus Tiranda juga menjelaskan kepada masyarakat Tandu Kalua terkait isu SARA (Suku, Agama, Ras, Antar-golongan) yang tengah berkembang di kalangan masyarakat.
Mnurutnya, Kabupaten Mamasa ini adalah kabupaten yang menjunjung tinggi kebersamaan antar umat beragama. Terbukti, hingga saat ini belum ditemukan masalah yang fatal akibat perbedaan. Tapi selalu rukun dan damai.
”Jadi jangan kita mendengar isu yang tidak benar. Usahakan kita selalu Harmonis,” ujar Marthinus.
Lanjut Marthinus menerangkan, dalam perjuangan pembentukan Kabupaten Mamasa dimana dirinya juga merupakan salah satu pelaku, mengingatkan, salah satu kesepakatan pada pertemuan di Lantang Kada Nene’, Mambi yang merupakan pertemuan tokoh-tokoh pembentukan Kabupaten Mamasa menyepakati bahwa pemimpin di Mamasa jika terbentuk menjadi kabupaten maka harus mengakomodir keberagaman.
”Yakni jika bupatinya beragama Kristen, maka wakilnya harus beragama lain. Begitu pun sebaliknya. Jadi siapa pun orang yang selalu menyebar isu agama, maka saya katakan orang itu tidak menghargai perjuangannya sendiri,” katanya.
Sementara itu, Ramlan Badawi menyampaikan, soal tudingan yang ramai diperbincangkan di kalangan masyarakat yang mengatakan pasangan yang tertagline Harmonis ini memborong partai, itu tidak benar.
”Kami yang diborong partai. Bukan kami yang memborong setelah pihak partai melakukan survey, akhirnya rekomendasinya diberikan kepada kami,” terang Ramlan.
Lanjut dijelaskan, Parpol tentu tidak sembarangan memberi rekomendasi. Karena Parpol pasti memiliki tolok ukur sendiri, seperti elektabilitas kandidat, evaluasi kinerja selama memimpin dan hal lainnya. Pihaknya juga menegaskan, dirinya tidak pernah merampas partai orang lain.
”Kami tidak pernah merebut partai orang lain, hanya saya tidak pernah membeda-bedakan parpol mau satu kursi atau dua kursi kami tidak permasalahkan. Semua kami lamar saat membuka pendaftaran calon. Dan semua memberi kami rekomendasi. Bukan partainya orang yang kami rebut,” terangnya. (dar/mir/b)



×


Minta Masyarakat Solid Pilih Paslon Yang Ada

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar