pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Isra dan Deli Bangga Dapat Hadiah Langsung Jokowi

GOWA, BKM — “Mimpi apaka’ tadi malam dii..,” begitu kalimat yang terlontar dari mulut Deli, warga Desa Jenetallasa, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa saat ditemui BKM sesaat sebelum meninggalkan Lapangan Syekh Yusuf Discovery Gowa, Kamis (15/2).
Ibu rumah tangga ini gembira bukan kepalang saat kesempatan diajak Presiden RI, Joko Widodo ke atas tribun utama tempat dimana Jokowi berdiri. Deli lalu diminta untuk menyebutkan tujuh jenis ikan yang menjadi kekayaan air Indonesia.
Dengan lancar, Deli menyebut satu persatu ikan namun begitu disebutkannya nama ikan dalam bahasa Makassar, spontan Presiden Jokowi mengernyitkan alis. “Apa itu Lure apa itu Katombo ?…Saya tidak tahu tapi Bupati Gowa membenarkan ada nama ikan itu maka saya beri hadiah sepeda. Ini sepeda termahal lho…kenapa mahal ? Karena ada tulisannya ‘ Hadiah Presiden Jokowi’…,” kata presiden sambil tertawa.
Deli gembira bukan kepalang. “Tidak jadika’ lapar..mauka langsung pulang ini,” kata Deli usai berfoto bersama Novita Ichsan, istri mantan Bupati Gowa, Ichsan Yasin Limpo dan Mussadiyah Rauf, istri Wakil Bupati Gowa. Di sepeda Deli, sudah nankring juga beras 10 Kg yang juga diperoleh melalui bantuan rastra Program Keluarga Harapan (PKH).
Giliran Isra, murid SDI Paranglabbua, Kecamatan Parigi. Bocah kelas IV ini diminta menghafalkan teks Pancasila. Dan ternyata dengan tegas dan lancar Isra mengucapkan Pancasila. Presiden pun langsung memuji keberanian bocah berusia 10 tahun ini.
Isra ditunjuk presiden sesaat kebetulan presiden melihatnya naik ke kursi hanya untuk lantaran pandangannya ke arah presiden terhalang kepala-kepala undangan di bagian depan.
Mata awas Jokowi yang melihat Isra berdiri di atas kursinya merupakan rejeki nomplok buat Isra di hari Kamis (15/2/2018) ini. Presiden yang hadir di Gowa dengan busana khasnya kemeja putih itu langsung mengarahkan tangannya memanggil Isra ke depan. “Kamu namanya siapa..kamu pintar, sikapmu menghafal Pancasila juga tegas dan lancar. Biasanya orang langsunv grogi kalau berada dekat presiden. Ini sepeda untukmu,” ucap Presiden Jokowi tersenyum.
” Senangka dapat hadiah dari bapak presiden. Baruka pertamakali ketemu bapak presiden,” kata bocah Isra berharap bisa segera pulang ke rumahnya dan memperlihatkan sepeda barunya itu ke orangtuanya.
Kesempatan ketiga bermain games dengan presiden adalah seorang guru TK bernama Kartini Harun. Kartini diminta sebutkan tujuh suku dari 714 suku yang ada di Indonesia. Berbeda dengan Deli dan Isra, Kartini malah grogi berat. Nyaris suku-suku yang ada di Sulsel saja dia lupa. Namun presiden tetap mengapresiasi sosok antusias dari Kartini ini dengan sebuah sepeda juga.
Kehadiran Presiden RI ini sekitar dua jam saat mulai tiba pukul 09.00 Wita membuat gembira para ibu rumahtangga penerima bantuan sosial PKH. Para penerima bantuan PKH dengan bingkisan satu karung beras berisi 10 Kg ini sangat gembira.
Senyum ceria tergambar di wajah-wajah mereka. “Saya sangat bersyukur dapat bantuan beras dan dana. Semoga pak presiden memberi lagi nanti dan tambah banyak,” kata Kasma, ibu rumahtangga asal Kelurahan Batangkaluku, Kecamatan Somba Opu, Gowa.
Wajah gembira juga diperlihatkan para pelajar yang hadir menerima KIP dari presiden. Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang mereka terima dengan isi kartu masing-masing satu juta bisa langsung ditarik melalui kartu ATM yang tersedia melalui layanan mobile perbankan diantaranya BRI dan BNI yang sudah siap di lapangan Syekh Yusuf.
Dana dalam KIP per siswa senilai Rp 1.000.000 dan untuk PKH senilai Rp 1.830.000 yang ditarik bertahap.
“Ingat dan janji yah…uang dalam kartu KIP maupun PKH jangan dibelanjakan pulsa yah..jangan dibelanjakan rokok yah…kalau ketahuan tidak dimanfaatkan untuk keperluan pendidikan dan kebutuhan keluarga maka kartu-kartunya akan dicabut,” tegas presiden. (saribulan)



×


Isra dan Deli Bangga Dapat Hadiah Langsung Jokowi

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar