PINRANG, BKM — Kabupaten Pinrang yang dikenal sebagai salah satu daerah penghasil beras terbanyak di sulsel, namun hal itu tidak sebanding dengan taraf hidup masyarakat petani, hal itu diakibatkan nilai jual hasil tani masih rendah dan jauh dari harapan masyarajat saat ini.
Pasalnya, Pinrang yang dikenal dengan area persawahan yang cukup luas, namun, belum seutuhnya area persawahan dialiri aliran irigasi.
Sebab ada sekitar 40 persen area persawahan di Kabupaten Pinrang merupakan sawah tadah hujan.
Hal itulah yang dikeluhkan masyarakat kabupaten Pinrang ke pasangan calon Nomor urut 1 Abdul Latif – Usman Marham (BERSALAM), yang memiliki kepedulian besar terhadap masyarakat yang berprofesi sebagai petani.
“Satu masalah yang sampai saat ini belum terselesaikan, yakni masalah irigasi persawahan, yang berpengaruh pada faktor hasil produksi dan nilai jual hasil pertanian,” ungkap Haji Usman.
Haji usman juga berharap program yang ditawarkan pasaNgan Nomor urut 1 kelak akan dapat mewujudkan harapan sebagian petani untuk bisa hidup sejahterah dengan nilai jual hasil tani yang jauh lebih baik.
Menanggapi hal tersebut, juru bicara pasangan BERSALAM Amri Manangkasi mengungkapkan, harapan petani kabupaten Pinrang menjadi hal yang akan di perjuangkan pasangan BERSALAM, danbitu adalah hal utama yang akan dilakukan jika terpilih nantinya.
“Insya Allah jika masyarakat mendukung pasangan BERSALAM memimpin Pinrang, hal itu akan diperjuangkan dan menjadi program yang prioritas dilakukan setelah nantinya memimpin,” Jelas Amri Manangkasi
Olehnya itu, dia mengajak masyarakat Kabupaten pinrang, dalam mewujudkan haraoan petani untuk bersatu padu mendukung langkah pasangan calon yang diusung enam partai politik yakni Golkar, NasDem, PBB, PPP, Hanura, dan Perindo. (**)
Petani Pinrang Sebut Program BERSALAM Berpihak Pada Masyarakat Kecil
×

