GOWA, BKM — Masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Gowa patut berbangga karena St Aisyah Humairah, siswa utusan Pemkab Gowa yang menjadi peserta Program Investasi SDM Seperempat Abad akhirnya mampu berprestasi di ITN.
Aisyah bahkan meraih rangking 3 besar se ITN Malang setelah hasil ciptanya berupa racikan pestisida (racun serangga) untuk tanaman ini mampu mendapatkan pengakuan akademik setelah lolos uji lab di ITN.
Alumni SMAN Bontonompo ini berhasil membuat pestisida (racun) yang dapat mematikan serangga dan bisa digunakan pada setiap tanaman. Aisyah juga berkolaborasi dengan sesama mahasiswa di jurusannya membuat sosis berbahan baku ampas tahu. Protein sosis hasil olahannya ini menyamai protein sosis-sosis yang telah beredar di pasaran.
Sosis dari ampas tahu buatannya inipun mendapatkan pengakuan akademik ITN yang menjadi tempatnya kuliah saat ini.
Tak heran jika dua hasil ciptanya ini mampu membawa nama harum Prmkab Gowa di lingkup ITN.
“Alhamdulillah, program Investasi Seperempat Abad yang dulu digelontorkan bapak Ichsan Yasin Limpo dan tetap menjadi ikon program inovasi Pemkab Gowa saat ini telah membuahkan hasil gemilang. Apa yang diraih anak kita yakni Aisyah di ITN merupakan bukti bahwa kualitas pendidikan kita di Gowa sangat baik,” kata Kadis Pendidikan Gowa, Salam kepada BKM, Senin (19/2) pagi.
Dikatakan kadis, ini penemuan pertama Aisyah dalam risetnya menciptakan pestisida racun hama tanaman. “Semoga hasil cipta anak kita ini menjadi kebanggaan Gowa dan Indonesia,” terang kadis.
Terpisah, Hamzah Temba, orangtua Aisyah menyatakan rasa syukurnya lantaran anaknya yang kuliah di ITN Malang dalam program Investasi SDM Seperempat Abad itu mampu berprestasi di ITN.
” Ini sangat mengejutkan bagi saya pribadi sebagai orangtua Aisyah. Saya sangat bangga karena anak saya ternyata tidak sia-sia menjalankan amanah pemerintah Gowa dengan dibiayai kuliahnya. Dan dengan prestasi ini maka program investasi yang pernah diisukan orang bahwa dananya tidak lancar, itu tidak benar. Buktinya saya orangtua Aisyah yang merasakan sendiri dimana biaya kuliah anak saya di ITN tetap terbayar setiap tahun,” kata Hamzah Temba. (saribulan)
Ciptakaan Racun Hama Tanaman, Mahasiswi ITN Malang Asal Gowa Raih Pengakuan Akademik
×

