GOWA, BKM — Seorang manusia..laki-laki bisa bertelur ? Pertanyaan ini sangat menggugah hati siapa saja untuk mengetahui kebenarannya. Begitulah yang dirasakah Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga saat mendengar viralnya seorang remaja bernama Akmal berusia 14 tahun yang konon dikabarkan bertelur.
Sudah dua hari Akmal adal Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa dirawat di RSUD Syekh Yusuf Gowa setelah dikabarkan mengulang kisah fenomenlnya mengeluarkan telur dari lubang anusnya.
“Secara logika sangat tak masuk diakal. Kok manusia bisa bertelur, kok lakilaki bisa bertelur. Jawabnya bisa yah bisa tidak. Yah karena ada Akmal yang diviralkan bisa bertelur dan tidak, karena Akmal seorang manusia. Bertelur bukan kodrat manusia. Tapi saya penasaran juga pingin lihat kondisi anak itu,” kata Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga yang menyempatkan diri menjenguk kondisi Akmal yang dirawat di RSUD Syekh Yusuf, Selasa (20/2) sore.
Saat melihat kondisi remaja lakilaki itu di atas bed, Shinto lalu diperlihatkan dua buah benda menyerupai telur ayam ras warnanya coklat lazimnya telur ayam. Kapolres juga melihat langsung lembar foto rontgen dimana dua buah benda menyerupai telur ada didalam organ tubuh Akmal.
“Mendengar ini, saya merasa tergerak untuk melihat secara langsung fenomena anak yang bertelur, Saya datang ditemani Tim Unit PPA. Tim ini saya kerahkan untuk mencari fakta masuknya benda itu ke tubuh anak tersebut,” kata Shinto dengan wajah serius mencermati benda mirip telur ayam tersebut.
Dikatakan Shinto selama berada di rumah sakit, pihaknya sempat melakukan diskusi dengan Tim Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) demgan Akmal. “Tadi saya bersama Tim Unit PPA sempat diskusi singkat dengan sang anak, dan dia mengakui mengalami fenomena tersebut,” katanya.
Shinto lalu menjelaskan bahwa dari segi Ilmu Kedokteran, fenomena ini disebut Corpus Alineum yaitu terdapatnya benda-benda asing di dalam tubuh.
“Memang hal ini tidak lazim, sebagai proses alami yang diproduksi oleh tubuh. Makanya kita akan mendalami sejauh mana benda yang mirip telur itu bisa masuk kedalam tubuh anak ini. Itulah fungsi teman-teman dari Tim Unit PPA untuk mencari faktanya. Saya ingin melihat sejauh mana sebenarnya fakta-fakta, terutama yang bisa diterima logika atau keilmuan tertentu, supaya kita juga memahami dan melakukan penyelidikan kepada anak ini,” ungkap Shinto.
Ditanya terkait adanya kesengajaan baik dari anak tersebut maupun oknum lain yang memasukkan telur ke dalam tubuh Akmal, Shinto menjawab bahwa itu menjadi satu fakta yang harus digali serius oleh Tim Unit PPA.
“Yang penting digali bagaimana cara memasukkan benda itu ke dalam tubuh anak. Jadi yang kita kejar adalah fakta, bukan sesuatu yang sifatnya magis atau sesuatu yang tidak bisa dipertanggung jawabkan berdasarkan disiplin ilmu tertentu. Untuk itu kita harus sinkron dengan tugas Tim Unit PPA untuk mencari fakta masuknya benda itu ke tubuh anak,” kata kapolres. (saribulan)
Tim PPA Jajak Fakta Masuknya Benda Asing Dalam Tubuh Akmal
×

