SINJAI, BKM — Muh Izhar, warga Desa Saukang Kecamatan Sinjai Timur menyesalkan ulah oknum Polisi Lalu Lintas (Polantas) Polres Sinjai, DA, lantaran sikapnya yang membentak pengendara di depan umum.
Izhar menjelaskan, peristiwa ini bermula saat iparnya, Rahmat berboncengan menuju lokasi pameran Hari Jadi Sinjai (HJS) ke-454. Hanya saja, kerabatnya tersebut tidak mengenakan helm, Sabtu (24/02).
Olehnya itu, oknum polisi tersebut mengambil kunci pengendara secara paksa. “Saya ditelepon sama Rahmat, katanya motor ditilang dan dia minta Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK),” beber Izhar yang juga wartawan di Sinjai itu.
Karenanya, Izhar bergegas membawa STNK miliknya menuju ke lokasi penilangan. Akan tetapi, saat dirinya sampai ke lokasi itu, Izhar diperlakukan tak etis.
“Ipar saya pakai motor berboncengan ke pameran, pas mau parkir tiba-tiba diambil paksa kunci motornya dan mau ditilang dengan alasan tidak bawa STNK dan helm, dia kemudian telepon saya untuk bawakan STNK karna yang punya motor adalah motor saya, saat sampai di lokasi pas depan masuk pameran jalan tondong saya menghadap kepada salah satu anggota lantas,” Kata Izhar.
”Kemudian saya menyerahkan STNK saya namun terjadi adu mulut, dan polantas itu mencerca dan membentak dengan nada suara meninggi, (kamu anggota kah. Kamu wartawan wartawan apa haa, kamu ditilang),” kata Izhar menirukan ucapan oknum Polantas itu. Izhar kemudian diarahkan untuk meneken tilang dengan kisaran Rp1 sambil merinci jenis pelanggaran.
Izhar menambahkan jika dia menerima jika kendaraan miliknya ditilang.”Sangat tidak beretika, saya terima jika motor di tilang, tetapi perlakukan kami dengan baik, bahkan dia mengaitkan dengan pekerjaan saya sebagai jurnalis, padahal saya tidak pernah ungkit itu,” kesalnya. (dhidin)
Membentak di Depan Umum, Warga Sesalkan Sikap Oknum Polantas Sinjai
×

