pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pengadaan Secara Elektronik Bakal Perkuat Pemerintahan

MAMUJU, BKM — Sistem yang dijalankan secara elektronik atau mengandung teknologi merupakan salah satu indikator yang bisa mendorong pelaksanaan pemerintahan agar berjalan baik. Sehingga seluruh aktivitas dapat terpublikasikan.
Hal tersebut dikemukakan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulbar, Ismail Zainuddin saat membuka pelatihan penggunaan aplikasi sistem pengadaan barang/jasa secara elektronik versi 4 yang diselenggarakan Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik Sulbar di ruang rapat lantai 2 kantor gubernur Sulbar, Selasa (27/2).
”Kita ingin pemerintahan baik dan tidak dicurigai publik. Dimana, setiap keputusannya diatur publik. Artinya, apa yang menjadi keputusan kita langsung direspon pihak lain,” terang Ismail.
Ke depan, lanjut Ismail, setiap Aparatur Sipil Negara akan dipantau melalui perangkat teknologi yang setiap saat dapat mengetahui dimana posisi dan aktivitas apa yang dilakukan.
”Mungkin satu tahun lagi ke depan akan dilengkapi perangkat teknologi yang bisa mendeteksi dimana anda berada. Jadi kalau tidak mau dideteksi, jangan jadi pegawai,” ujarnya.
Melalui kegiatan itu, Ismail mengingatkan tentang visi misi Gubernur-Wakil Gubernur Sulbar, yaitu Sulbar maju dan malaqbi. Maju bermakna, komitmen menjadikan Sulbar sejajar dengan provinsi lainnya. Sedangkan malaqbi adalah komitmen mengelola pemerintahan yang baik.
”Maju sejajar dengan Provinsi lainnya maksudnya sejajar dengan provinsi maju yang ada. Dengan kegiatan ini juga diharapkan dapat lebih memperkuat pengelolaan pemerintahan di Sulbar,” sebutnya.
Agar provinsi ke 33 ini dapat maju dan sejajar dengan provinsi lainnya, Sulbar harus dapat mengadopsi kelebihan-kelebihan yang ada di daerah lain dari segi elektronik. Apa yang menjadi kelebihan daerah lain, itu yang diadopsi.
”Untuk itu, kalau mau maju kita harus belajar kemana-mana,” tambahnya.
Kepala UPTD LPSE Sulbar, Amrullah, mengatakan, dengan menggunakan aplikasi LPSE versi 4, pengadaan barang dan jasa dapat terlaksana adil, jujur dan transparan. Sehingga menciptakan persaingan usaha yang sehat dan membuka peluang usaha dalam mengikuti proses lelang.
Selain itu, kata dia, melalui kegiatan tersebut dapat memberi pengetahuan dan keterampilan kepada para Pokja, PPK dan pengelola LPSE terhadap penggunaan aplikasi sistem pengadaan barang/jasa secara elektronik versi 4.
Kegiatan tersebut diikuti para Pokja, PPK dan pengelola LPSE lingkup Pemerintah Provinsi Sulbar. Acara ini mengangkat tema ‘Dengan LPSE versi 4 kita dorong proses pengadaan barang dan jasa yang bebas dari korupsi’. Dalam kegiatan ini, Sekprov Sulbar, Ismail Zainuddin didamping Kepala Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik, Muzakkir Kullase. (ala/mir/c)



×


Pengadaan Secara Elektronik Bakal Perkuat Pemerintahan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar