LUWU, BKM — Pemerintah kabupaten Luwu terus berbenah utamanya dalam hal pelayanan publik. Karena itu, Plt Bupati Luwu Amru Saher meminta jajarannya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.
Amru meminta ASN dilingkup Pemkab Luwu untuk bekerja dengan hati dan tak terlena dengan terus berkembangnya kemajuan Luwu 8 tahun terakhir.
Amru mengatakan, saat ini Luwu terus memacu layanan publik yang profesional sehingga bisa menjadi contoh bagi sejumlah daerah dalam penerapan sistem pemerintahan di Sulsel.
Ia berharap Luwu juga menjadi salah satu daerah yang mendapat atensi dari pemerintah pusat. Hal ini tidak boleh membuat birokrasi daerah menjadi terlena, justru harus terus memacu kinerja.
“Kita jangan berhenti belajar, harus terus melakukan yang terbaik. Pokoknya bergerak saja, masalah pasti ada di lapangan, tinggal bagaimana kita meresponsnya,” kata Plt Bupati Amru kepada BKM, Selasa (6/3/2018).
Menurut Amru Saher, sampai saat ini masih banyak keluhan masyarakat terkait pelayanan yang diberikan oleh Pemkab Luwu.
“Saya cek di media sosial dan Whats App yang masuk ke saya, masih ada beberapa keluhan mendasar yang seharusnya sudah tidak ada lagi. Misalnya, di kelurahan juga ada petugas yang datang terlambat atau jam istirahatnya melebihi waktu yang ditentukan, sehingga ada warga yang mengurus harus menunggu lama. Pantau dan segera tangani keluhan warga,” cetusnya.
Dia juga berharap layanan kepada warga miskin yang sakit bisa terus ditingkatkan.
“Kepedulian untuk warga sakit yang harus terpantau dan wajib segera direspons. Tidak ada daerah yang tumbuh tanpa masalah, itu wajar saja, tinggal bagaimana kita merespons masalah untuk memberi solusi yang baik bagi masyarakat,” imbuh Amru Saher
Plt Bupati Luwu asal Walmas ini juga menekankan pentingnya peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam bekerja.
Prosedur pertanggungjawaban juga harus benar-benar diperhatikan. Semua pekerjaan harus sesuai koridor dan aturan.
“Semua harus sesuai aturan. Niat baik untuk membangun atau melaksanakan program saja tidak cukup, tapi juga harus sesuai aturan,” ujarnya.
Amru juga meminta agar jajarannya mengabaikan semua hal di luar koridor aturan pemerintahan.
“Kita tegak lurus pada aturan. Sekali lagi saya tekankan jangan ada sikap yang memberatkan rakyat, seperti pungli, jangan sampai ada,” tegas Amru Saher. (irwan musa)

