GOWA, BKM — Malang nasib keluarga Marrang, pensiunan TNI warga Dusun Berdikari 1, Desa Mata Allo, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa. Dalam sekejab rumah Darng Marrang ini habis tak tersisa saat dilalap api sekitar pukul 16.47 Wita, Selasa (6/3/2018).
Beruntung tak ada korban jiwa sebab penghuni rumah tidak sedang berada di dalam rumah panggung tersebut. Api dalat dipadamkan sekira pukul 17.30 Wita.
Ada dua versi terkaot sumber api dari kejadian ini. Menurut warga setempat yang langsung panik mrlihatbkobaran api yang mulai membesar, sumber api berasal dari tabung gas yang bocor. Namun warga lainnya menyebutkan jika api bersumber dari adanya korslet jaringan listrik yang diduga terjadi di kamar Iwan, salah seorang anak dari pemilik rumah. Kebetulan Iwan sedang keluar.
“Untung na kasihan tidak adaji orang dalam rumah. Iye, bapak Marrang baru pulang gajian, Diana juga baru pulang kerja. Adaji juga istrinya pak Marrang tapi untungnya tidak berada dalam rumah. Tidak ada juga Iwan dan kayaknya korslet listrik diduga terjadi di kamarnya Iwan,” tutur salah seorang warga bernama Rut.
Api dapat dikuasai setelah tim pemafam kebakaran (Damkar) dari Dinas Damkar Gowa tiba di TKP selama selama 12 menit empat unit armada Damkar melaju dari markasnya di Manggarupi ke Desa Mata Allo selana 12 menit.
“Sebanyak empat unit mobil Damkar dikerahkan menuju lokasi kebakaran setelah kami menerima lapotan warga bernama Erik Hidayat,” kata Mustamin Raga, Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Dinas Damkar Gowa saat dikonfirmasi.
Dari kebakaran tersebut, petugas dari Kepolisian Sektor (Polsek) Bontomarannu bersama aparat pemerintah desa setempat melakukan olah TKP namun belum bisa dipastikan berapa kerugian yang dialami korban akibat kebakaran tersebut. Beruntung juga karena rumah korban agak terpisah dari rumah warga lainnya sehingga amukan api tidak sampai menjalar ke rumah warga lainnya. (saribulan)

