pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

35 Warga Tidak Diberi Air

JENEPONTO, BKM — Meski pemilihan bupati dan wakil bupati (Pilbup) Jeneponto, baru akan dihelat pada 28 Juni 2018, namun dampaknya sudah mulai dirasakan masyarakat. Ini terjadi di Desa Turatea, Kecamatan Tamalatea.
Sebanyak 35 orang warga yang menjadi pendukung salah seorang calon bupati, bersiap untuk tidak mendapatkan suplai air bersih dari sumur bor. Sumur bor yang merupakan bantuan pemerintah ini terpasang di rumah Kepala Dusun Pattiroang, Desa Turatea, Kec Tamalatea, Nasir Situju.
Demikian disampaikan Camat Tamalatea, Amirullah Lallo, saat ditemui Berita Kota Makassar di ruang kerjanya kantor Kecamatan Tamalatea, Senin (12/3). Amirullah Lallo mengatakan, seharusnya sikap Kepala Dusun Pattiroang, Nasir Situju, tidak boleh mengaitkan dengan beda pilihan Pemilukada. Karena sumur bor dibuat bukan untuk Politik tapi untuk pemenuhan air bagi masyarakat
”Selain itu, saya akan berusaha keras mengurai permasalahan agar selekasnya air untuk masyarakat segera disalurkan,” jelas Amirullah Lallo.
Kepala Dusun Pattiroang, Nasir Situju, mengatakan, dirinya tidak ada niat untuk melarang untuk menyalurkan air ke pelanggan. ”Karena ada kepentingan keluarga yang sedang melakukan perhelatan perkawinan keluarga selama dua hari, pada Sabtu dan Minggu, 10 dan 11 Maret 2018, maka air itu tidak jalan. Itu saya akui,” katanya.
Tapi pada Senin, 12 Maret 2018, kata Situju, air sudah kembali dialirkan. ”Saya tidak terkontaminasi dengan Pilkada. Karena siapa pun yang terpilih nantinya, saya tetap menjadi petani,” jelas Nasir Situju. (krk/mir/c)



×


35 Warga Tidak Diberi Air

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar